Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenaikan Bitcoin ke 68.000 USD: Short-Covering dan Ketidakpastian Geopolitik

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
04 Mar 2026
151 dibaca
1 menit
Kenaikan Bitcoin ke 68.000 USD: Short-Covering dan Ketidakpastian Geopolitik

AI summary

Rebound Bitcoin didorong oleh penutupan posisi short setelah berita geopolitik.
Permintaan institusional melalui ETF tetap menjadi dukungan penting bagi pasar Bitcoin.
Indikator pasar menunjukkan stabilitas, tetapi pelaku pasar tetap berhati-hati.
Bitcoin mengalami kenaikan kembali ke 68.000 USD yang sebagian besar didorong oleh mekanisme short-covering setelah sentimen bearish terkait ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pasar tidak yakin akan resolusi segera sehingga pergerakan ini lebih didorong oleh posisi trading daripada keyakinan fundamental.Bitcoin ETF mendapatkan inflow sekitar 1,45 miliar USD dalam lima hari terakhir, dan indikator teknikal seperti RSI mulai memperlihatkan pemulihan. Volume perdagangan spot juga naik, menandakan stabilitas pasar namun tanpa tanda-tanda optimisme kuat di pasar derivatif yang masih didominasi penjual.Prediksi pasar menunjukkan penurunan probabilitas bitcoin jatuh ke harga 65.000 USD dan 60.000 USD dalam waktu dekat. Hal ini menandakan bahwa bitcoin telah menemukan support sementara meskipun para trader tetap berhati-hati dan belum yakin akan adanya rally besar atau penurunan signifikan selanjutnya.

Experts Analysis

Enflux
Pasar bitcoin tidak sedang memprediksi bencana besar, tapi juga belum mencerna resolusi terhadap ketegangan geopolitik, sehingga short-covering terjadi saat ketegangan tidak memburuk secara signifikan.
Glassnode
Momentum harga bitcoin mulai pulih dari kelemahan setelah RSI naik menjadi 41, volume perdagangan spot juga meningkat, namun pasar derivatif masih menunjukkan dominasi penjual yang memicu hati-hati.
Editorial Note
Pergerakan harga bitcoin yang dipengaruhi secara signifikan oleh faktor perdagangan spekulatif dan geopolitik menunjukkan bahwa pasar kripto masih sangat sensitif terhadap sentimen makro global. Meski ada indikasi dukungan dari investor institusional, ketidakpastian geopolitik membuat keyakinan pasar belum stabil dan berpotensi memicu fluktuasi besar.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.