AI summary
Sebagian besar siswa mengalami kesulitan membaca teks panjang. Konsumsi konten video singkat mempengaruhi konsentrasi dan rentang perhatian siswa. Melatih diri membaca materi panjang dapat membantu meningkatkan kemampuan fokus siswa. Lebih dari 30% siswa SMA di Korea Selatan mengalami kesulitan mempertahankan konsentrasi saat membaca teks panjang. Survei oleh lembaga riset Jinhaksa mengungkap 22,2% siswa sering kehilangan fokus setelah 10 menit membaca, dan 8,4% sangat kesulitan. Hal ini menunjukkan adanya penurunan rentang perhatian yang cukup signifikan di kalangan siswa.Sebanyak 57,9% siswa sering mengakses aplikasi video berdurasi singkat seperti YouTube Shorts dan Instagram Reels tanpa tujuan jelas. Selain itu, 78,4% siswa mengaku menonton video lebih lama dari yang direncanakan sehingga sulit mengontrol durasi menonton. Kebiasaan ini dinilai mengubah cara otak memproses informasi dengan membiasakan stimulasi cepat dan singkat.Penurunan kemampuan konsentrasi ini dikhawatirkan menjadi beban saat menghadapi ujian penting seperti Suneung. Untuk mengatasinya, siswa disarankan mulai melatih membaca materi panjang, seperti buku pelajaran dan berita, agar dapat mengembalikan fokus dan meningkatkan kemampuan memahami teks panjang secara utuh.
Fenomena menurunnya rentang perhatian akibat konten video singkat menandakan perlunya intervensi pendidikan yang lebih adaptif dengan perubahan gaya belajar generasi sekarang. Mengabaikan perkembangan ini bisa memperlebar kesenjangan kemampuan kognitif siswa terhadap kebutuhan akademik yang menuntut konsentrasi tinggi.