BAIC Kembangkan Baterai Sodium-Ion Cepat Isi yang Tahan Dingin Ekstrem
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
21 Mar 2026
28 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
BAIC Group telah mengembangkan baterai natrium dengan kinerja dan keamanan yang menjanjikan.
Baterai natrium menawarkan potensi untuk kendaraan listrik yang lebih terjangkau dan kinerja lebih baik dalam cuaca dingin.
Inovasi dalam teknologi baterai natrium menunjukkan arah baru untuk diversifikasi dari baterai litium.
BAIC Group mengembangkan prototipe baterai sodium-ion dengan desain sel prismatik yang memiliki densitas energi sekitar 170 Wh/kg dan mendukung pengisian cepat 4C untuk pengisian penuh dalam sekitar 11 menit. Baterai ini juga dapat beroperasi dalam suhu ekstrem dari -40°F hingga 140°F, mempertahankan lebih dari 92% kapasitas pada suhu rendah.
Perusahaan melaporkan hasil uji keamanan yang kuat, termasuk kemampuan bertahan terhadap kondisi overcharge hingga 200% dan thermal abuse pada suhu sekitar 392°F tanpa kebakaran atau ledakan. BAIC juga mengajukan 20 paten terkait baterai sodium-ion dan menunjukkan kesiapan untuk produksi massal sel prismatik sodium-ion.
Perkembangan ini menandai kemajuan signifikan dalam diversifikasi teknologi baterai di industri EV China, memperkuat daya saing baterai sodium-ion khususnya untuk kendaraan berbiaya rendah dan performa suhu dingin. Adopsi komersial besar-besaran diprediksi akan meningkat seiring dengan kemajuan teknologi dan pengembangan ekosistem baterai hybrid berbasis berbagai kimia.
Analisis Ahli
Jeff Dahn (Profesor dan Peneliti Baterai)
Sodium-ion memiliki potensi besar karena bahan yang lebih melimpah dan biaya lebih rendah. Namun, kemajuan dalam stabilitas siklus dan efisiensi pengisian tetap merupakan tantangan utama sebelum dapat menggantikan litium secara signifikan.
