AI summary
Pesawat X-59 dirancang untuk mengurangi kebisingan supersonik dan memungkinkan penerbangan di atas daratan. Tes penerbangan X-59 yang terbaru memberikan data berharga meskipun harus kembali lebih awal. Kampanye penerbangan X-59 akan berlanjut hingga 2026 untuk menguji batas performa pesawat. Pesawat eksperimental NASA X-59 berhasil menyelesaikan penerbangan tes keduanya dengan durasi singkat karena peringatan sistem. Pesawat ini dirancang untuk mengurangi suara dentuman supersonik menjadi lebih lembut agar tidak mengganggu. Penerbangan ini menandai tahap awal dari kampanye uji coba yang lebih luas.Penerbangan dilakukan di Edwards Air Force Base dengan pilot Jim Less yang mengikuti prosedur keselamatan setelah menerima peringatan. Pesawat yang dikembangkan bersama Lockheed Martin ini diharapkan mampu terbang pada Mach 1,4 dengan suara dentuman yang setara dengan suara pintu mobil tertutup. Data yang diperoleh berguna untuk melanjutkan pengujian hingga 2026.Keberhasilan ini membuka peluang bagi pengembangan regulasi baru untuk penerbangan supersonik di atas daratan lewat studi persepsi masyarakat. Program ini bertujuan mengintegrasikan penerbangan supersonik dengan tingkat kebisingan rendah ke dalam penerbangan komersial. Jika berhasil, perjalanan udara akan menjadi lebih cepat tanpa menganggu kenyamanan lingkungan.
Pengembangan X-59 menunjukkan kemajuan signifikan dalam teknologi penerbangan supersonik yang selama ini terbatas oleh masalah kebisingan. Keberhasilan program ini dapat merevolusi industri penerbangan komersial dengan menghadirkan perjalanan yang lebih cepat tanpa mengorbankan kenyamanan lingkungan sekitar.