Trader Bitcoin Antisipasi Penurunan Ekstrem dengan Opsi Put Rp 334.00 juta ($20,000) di Tengah Konflik Timur Tengah
Finansial
Mata Uang Kripto
19 Mar 2026
264 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Minat pada opsi put $20,000 menunjukkan ketidakpastian di pasar bitcoin akibat konflik global.
Rasio put-call yang lebih rendah dari 1 menunjukkan bahwa pasar masih memiliki pandangan bullish secara keseluruhan.
Level max pain dapat mempengaruhi harga bitcoin menuju akhir periode kedaluwarsa opsi.
Nilai hampir 600 juta dolar opsi put bitcoin berkumpul pada strike Rp 334.00 miliar ($20.000 m) engindikasikan kekhawatiran akan kemungkinan jatuhnya harga bitcoin secara drastis karena situasi geopolitik. Meskipun Rp 334.00 miliar ($20.000 m) erupakan harga yang jauh di bawah harga pasar saat ini, posisi ini menjadi salah satu yang paling besar menjelang expiry kuartalan Deribit.
Aktivitas besar pada opsi ini lebih banyak didorong oleh trader yang menjual opsi put tersebut untuk mendapatkan pendapatan dari premi, bukan semata-mata untuk melindungi dari crash pasar. Total nilai kontrak opsi bitcoin yang akan expired mencapai 13,5 miliar dolar dengan put call ratio 0,63 yang menunjukkan tren optimis sedikit lebih tinggi.
Level harga Rp 1.25 triliun ($75.000 m) enjadi titik max pain yang berarti dapat menarik harga bitcoin mendekati angka tersebut saat expiry karena market maker melakukan hedging. Hal ini penting karena menunjukkan bahwa harga bitcoin mungkin tertahan dan dimanipulasi menuju harga di mana opsi paling banyak kedaluwarsa tanpa nilai.
Analisis Ahli
PlanB
Posisi besar pada opsi put ini adalah bentuk proteksi dalam portofolio yang pintar sekaligus strategi income, bukan hanya cerminan pesimisme mutlak terhadap harga bitcoin.Lyn Alden
Aktivitas opsi mencerminkan ketidakpastian tinggi namun belum menunjukkan penurunan hebat secara fundamental, trader menggunakan produk derivatif ini untuk berbagai tujuan bukan hanya spekulasi bearish.