Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Astronom Temukan Bukti Langsung Kelahiran Magnetar di Supernova Terang

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
LiveScience LiveScience
19 Mar 2026
76 dibaca
1 menit
Astronom Temukan Bukti Langsung Kelahiran Magnetar di Supernova Terang

Rangkuman 15 Detik

Penemuan magnetar yang lahir dari supernova adalah yang pertama kali dalam sejarah astronomi.
Teori Einstein mengenai relativitas umum telah berhasil diterapkan untuk menjelaskan fenomena kosmik.
Supernova SN 2024afav menunjukkan bahwa tidak semua supernova superluminous disebabkan oleh magnetar, tetapi ini membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut.
Astronom untuk pertama kalinya mengamati kelahiran magnetar di pusat supernova superluminous SN 2024afav yang meledak pada Desember 2024. Kurva cahaya supernova ini menunjukkan pola berosilasi yang unik setelah mencapai puncak kecerahan, semakin menegaskan keberadaan magnetar yang baru terbentuk. Analisa cahaya dari lebih dari dua lusin teleskop menunjukkan adanya empat siklus fluktuasi kecerahan, yang dipahami sebagai efek precession Lense-Thirring pada piringan akresi di sekitar magnetar. Magnetar ini diperkirakan berputar sangat cepat dengan medan magnet sangat kuat, yang mampu mempengaruhi pola pelepasan partikel bermuatan. Penemuan ini membuktikan teori lama yang mengaitkan supernova superluminous dengan magnetar dan menegaskan pentingnya relativitas umum dalam menjelaskan fenomena astrofisika. Studi selanjutnya akan difokuskan untuk mengetahui apakah magnetar adalah penyebab utama sebagian besar supernova superluminous dan meningkatkan deteksi dengan observatorium Rubin.

Analisis Ahli

Alexei Filippenko
Penemuan ini merupakan bukti definitif keterlibatan magnetar dalam supernova superluminous, menandai pertama kalinya relativitas umum dipakai untuk menguraikan mekanika supernova.