TLDR
Harga Bitcoin dipengaruhi oleh fluktuasi harga energi dan ketegangan geopolitik. Keputusan Federal Reserve untuk menahan suku bunga dapat menyebabkan penurunan aset berisiko. Konflik di Timur Tengah, khususnya di Iran, berpotensi mempengaruhi pasar energi global. Harga energi internasional seperti minyak Brent mencapai $114 per barel dan gas alam Eropa meroket di atas $78 per MWh akibat serangan Iran terhadap infrastruktur di Teluk. Bitcoin dan ether mengalami penurunan signifikan, masing-masing 1,6% dan 1,7%, sementara Nasdaq 100 futures juga melemah. Keputusan The Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi menambah tekanan pasar terhadap aset berisiko.Serangan Iran sebagai balasan atas serangan Israel di ladang gas South Pars memicu lonjakan harga minyak dan gas yang kemudian menimbulkan kekhawatiran peningkatan biaya energi global. Federal Reserve menahan laju penurunan suku bunga untuk mendukung dolar AS, memperlemah minat investor pada aset spekulatif. Imbasnya, aset kripto dan saham teknologi turun karena meningkatnya sentimen risiko.Situasi ini mengindikasikan bahwa konflik geopolitik dan kebijakan moneter ketat akan terus menekan pasar aset digital dan saham. Investor harus bersiap menghadapi volatilitas dan risiko penurunan harga lebih lanjut dalam waktu dekat. Ke depan, perkembangan di Timur Tengah dan keputusan Fed akan menjadi faktor kunci dalam pergerakan pasar.