TLDR
Perkembangan geopolitik dapat secara signifikan mempengaruhi harga aset digital seperti Bitcoin. Data inflasi yang lebih tinggi dapat mempersulit kebijakan suku bunga dan mempengaruhi pasar saham. Ketegangan antara negara-negara dapat menciptakan volatilitas di pasar energi dan aset lainnya. Ketegangan militer antara AS dan Iran meningkat setelah laporan serangan terhadap ladang gas South Pars dan pembunuhan pejabat intelijen Iran. Sikap keras Presiden Trump terhadap Iran semakin memperparah suasana. Kejadian ini menyebabkan harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan tajam.Data inflasi produsen AS untuk Februari datang jauh lebih tinggi dari prediksi, yakni naik 0,7% dibandingkan dengan perkiraan 0,3%. Lonjakan harga minyak yang terjadi setelah insiden di Iran juga menambah kekhawatiran terhadap tekanan inflasi yang berkelanjutan. Akibatnya, pasar keuangan global, termasuk nilai Bitcoin dan saham AS, mengalami penurunan.Situasi ini memperumit prospek pengurangan suku bunga oleh Federal Reserve, karena inflasi yang tetap tinggi dan risiko geopolitik akan menekan kebijakan moneter untuk tetap ketat. Pasar aset berisiko diperkirakan akan terus menghadapi volatilitas hingga situasi geopolitik dan data ekonomi menunjukkan tren yang lebih stabil.