Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Krisis Biaya Hidup Memaksa Mahasiswa PhD Cari Pekerjaan Sampingan

Bisnis
Ekonomi Makro
NatureMagazine NatureMagazine
16 Mar 2026
166 dibaca
1 menit
Krisis Biaya Hidup Memaksa Mahasiswa PhD Cari Pekerjaan Sampingan

Rangkuman 15 Detik

Krisis biaya hidup memaksa mahasiswa PhD mencari pendapatan tambahan.
Sebagian besar mahasiswa PhD merasa stipend mereka tidak mencukupi untuk biaya hidup.
Ada perbedaan signifikan dalam kondisi stipend antara negara-negara yang berbeda.
Krisis biaya hidup yang meningkat membuat banyak mahasiswa PhD kesulitan memenuhi kebutuhan dasar mereka. Dari sekitar 1.200 ilmuwan yang disurvei, hampir setengahnya memiliki penghasilan tambahan di luar stipend mereka. Data menunjukkan bahwa 68% mahasiswa PhD merasa khawatir akan situasi ekonomi saat ini dan 59% mempertimbangkan pekerjaan sampingan. Sementara itu, tunjangan PhD di negara-negara seperti Kanada dan Inggris kurang mencukupi terutama di kota-kota besar yang mahal. Akibatnya, mahasiswa PhD terpaksa mencari kerja sampingan agar tetap bertahan secara finansial. Namun, ada juga yang tak diperbolehkan karena aturan kontrak atau visa, jadi situasinya sangat bervariasi antar negara dan institusi.

Analisis Ahli

Ian Wereley
Stipend PhD di Kanada sering kali berada di batas atau di bawah garis kemiskinan, khususnya bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar dengan biaya hidup yang tinggi, sehingga menciptakan kebutuhan mendesak bagi mahasiswa untuk mencari penghasilan tambahan.