Mengapa Platform Tata Kelola DAO Terbesar Tutup di Tengah Regulasi dan Pasar Crypto
Finansial
Mata Uang Kripto
17 Mar 2026
10 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Tally menghentikan operasinya sebagai respons terhadap perubahan regulasi dan konsolidasi industri kripto.
Pemerintahan Biden dianggap lebih mendukung inovasi dalam industri kripto dibandingkan pemerintahan sebelumnya.
Industri kripto menghadapi tantangan besar dari AI yang menarik perhatian talenta terbaik ke sektor lain.
CEO Tally mengumumkan penutupan operasi setelah enam tahun karena menurunnya permintaan tata kelola desentralisasi. Kondisi ini terjadi karena perubahan regulasi yang lebih lunak di era pemerintahan Trump dan konsolidasi ekosistem crypto yang menurunkan kebutuhan tata kelola DAO. Perusahaan yang semula menjadi tulang punggung demokrasi blockchain kini kehilangan relevansi dan calon kemitraan.
Tally memberikan infrastruktur penting untuk ribuan DAO seperti Uniswap dan Arbitrum, memfasilitasi voting dan proses pengambilan keputusan desentralisasi. Namun, banyak proyek besar mulai meninggalkan struktur DAO karena sistemnya lambat dan tidak efisien, serta regulasi SEC yang diubah memudahkan model korporasi tradisional. Hal ini membuat tata kelola DAO menjadi kurang diperlukan secara legal dan bisnis.
Bertram mengamati bahwa narasi AI menarik bakat-bakat terbaik yang sebelumnya fokus di crypto, sehingga inovasi dan pertumbuhan ekosistem terhambat. Meskipun ia masih percaya pada masa depan crypto, ia berpendapat bahwa industri ini sudah tidak terlalu 'awal' dan harus beradaptasi dengan masa depan. Ke depan, kemungkinan model bisnis tata kelola terdesentralisasi akan terus menyusut di bawah tekanan regulasi dan pasar.
Analisis Ahli
Dennison Bertram
Regulasi yang berubah dan tidak adanya ekosistem aplikasi yang luas membuat tata kelola desentralisasi tidak lagi menjadi kebutuhan pokok. Ini memaksa perusahaan seperti Tally harus menutup operasi mereka.Greg Solano
Governance DAO seringkali menjadi lambat, tidak efisien, dan lebih mirip teater daripada proses pengambilan keputusan serius.

