AI Jadi Wajah Baru Blockchain, Blockchain Jadi Mesin Keuangan Diam-Diam
Courtesy of CoinDesk

AI Jadi Wajah Baru Blockchain, Blockchain Jadi Mesin Keuangan Diam-Diam

Menggambarkan bagaimana AI akan menjadi antarmuka utama bagi pengguna, sementara blockchain berperan sebagai infrastruktur backend yang mendukung sistem keuangan yang netral dan terpercaya di masa depan.

04 Mar 2026, 00.28 WIB
228 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • AI akan menjadi antarmuka utama untuk layanan online, termasuk blockchain.
  • Blockchain berfungsi sebagai infrastruktur keuangan yang mendukung aplikasi AI tanpa terlihat.
  • Tata kelola DAOs perlu dirancang dengan jelas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi atau koordinasi.
San Francisco, Amerika Serikat - AI akan menjadi antarmuka utama bagi pengguna internet, menggantikan cara tradisional menggunakan blockchain yang saat ini masih kompleks dan teknis. Illia Polosukhin dari NEAR menyatakan pengguna blockchain sesungguhnya adalah agen AI yang bertindak untuk manusia sebagai front end dan blockchain sebagai back end.
Berbagai inovasi blockchain seperti wallet dan explorer dianggap gagal karena tidak mampu menyederhanakan teknologi bagi pengguna umum. Di sisi lain, blockchain akan tetap eksis sebagai lapisan infrastruktur netral yang menyediakan penyelesaian transaksi, kepemilikan, dan insentif terprogram di dunia digital.
Konvergensi AI dan blockchain tidak hanya soal token atau spekulasi, melainkan pembangunan infrastruktur keuangan yang dapat diandalkan oleh AI untuk membantu pengguna menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti membayar tagihan atau mengambil keputusan investasi secara otomatis.
Referensi:
[1] https://www.coindesk.com/tech/2026/03/03/ai-agents-will-be-primary-users-of-blockchain-near-co-founder-says

Analisis Ahli

Vitalik Buterin
"Mengusulkan 'AI stewards' sebagai mekanisme baru untuk mendorong tata kelola DAO yang lebih efektif dan relevan dengan masalah dunia nyata."

Analisis Kami

"Perpaduan AI dan blockchain yang diusulkan Polosukhin adalah arah yang realistis dan potensial untuk mengatasi hambatan adopsi blockchain saat ini. Namun, langkah ini membutuhkan perubahan budaya dan fokus industri dari spekulasi semata ke solusi infrastruktur nyata yang menyediakan nilai jangka panjang."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, AI akan menjadi sistem operasi utama internet, menjadikan blockchain sebagai lapisan penyelesaian transaksi yang tak terlihat tetapi sangat vital di belakang layar.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa pendapat Illia Polosukhin tentang hubungan antara AI dan blockchain?
A
Illia Polosukhin percaya bahwa pengguna blockchain di masa depan akan menjadi agen AI, dengan AI sebagai antarmuka utama yang menyembunyikan kompleksitas blockchain.
Q
Mengapa Polosukhin menganggap DAOs gagal?
A
Polosukhin menganggap DAOs gagal karena tidak memiliki batasan yang jelas dan tidak dirancang untuk menyelesaikan masalah yang spesifik.
Q
Apa peran NEAR dalam ekosistem blockchain?
A
NEAR berfokus pada kemudahan penggunaan dan memungkinkan aplikasi terdesentralisasi, serta berusaha mengintegrasikan AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Q
Bagaimana AI dapat mengubah interaksi pengguna dengan blockchain?
A
AI dapat mengubah interaksi pengguna dengan blockchain dengan menyederhanakan proses dan menghilangkan kebutuhan untuk memahami detail teknis seperti dompet dan transaksi.
Q
Apa tantangan yang dihadapi industri crypto terkait dengan AI?
A
Industri crypto menghadapi tantangan reputasi karena spekulasi dan penipuan, terutama dari memecoin, yang membuat peneliti AI menjauh.