
Courtesy of InterestingEngineering
China Setujui Sarung Tangan Robotik Terhubung Otak untuk Pulihkan Fungsi Tangan
Memberikan akses klinis kepada pasien dengan cedera tulang belakang servikal agar dapat mengembalikan fungsi genggaman tangan melalui teknologi BCI invasif dengan bantuan sarung tangan robotik demi meningkatkan kualitas hidup mereka.
14 Mar 2026, 06.28 WIB
299 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tiongkok telah menyetujui perangkat antarmuka otak-komputer untuk membantu pasien dengan paralisis.
- Perangkat ini menggunakan elektroda yang ditanamkan secara minimal invasif untuk menangkap sinyal saraf.
- Teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memulihkan kemampuan dasar untuk menggenggam objek.
Shanghai, Tiongkok - China telah menyetujui perangkat brain-computer interface (BCI) invasif pertama untuk membantu pasien dengan quadriplegia akibat cedera tulang belakang servikal menggerakkan tangan mereka kembali. Proses ini menggunakan sarung tangan robotik yang dikendalikan dengan sinyal otak yang ditangkap oleh elektroda ekstradural.
Perangkat ini dikembangkan oleh Borui Kang Medical Technology di Shanghai dan menggunakan teknologi nirkabel untuk menerjemahkan niat gerak otak menjadi aksi mekanis pada sarung tangan. Uji klinis menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menggenggam tangan pasien dan memperbaiki kualitas hidup mereka.
Inovasi ini mendapat dukungan dan prioritas tinggi dari pemerintah China sebagai bagian dari rencana lima tahun untuk memajukan teknologi BCI sebagai industri masa depan. Perkembangan ini menandai langkah maju yang signifikan dalam mempercepat adopsi teknologi neuroteknologi pada pemulihan fungsi motorik pasien cedera saraf.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/ai-robotics/china-approves-first-commercial-bci-device
[1] https://www.interestingengineering.com/ai-robotics/china-approves-first-commercial-bci-device
Analisis Ahli
Prof. Li Wei (Neuroengineer)
"Persetujuan ini menandai kemajuan besar dalam neuroteknologi klinis dan membuka jalan bagi solusi implant otak yang lebih aman dan efektif bagi pasien cedera saraf. Penerapan elektroda ekstradural menunjukkan inovasi penting dalam mengurangi risiko prosedur invasif."
Analisis Kami
"Persetujuan ini menandai tonggak penting dalam integrasi neuroteknologi ke bidang medis di Asia, menunjukkan kecepatan adopsi teknologi di wilayah ini. Namun, implementasi jangka panjang membutuhkan pengawasan ketat terhadap keamanan dan efektivitas, mengingat prosedur invasif dan tantangan sinyal otak yang kompleks."
Prediksi Kami
Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, teknologi BCI invasif diperkirakan akan lebih banyak dipakai secara praktis di rumah sakit dan pusat rehabilitasi di China, mempercepat pemulihan fungsional pasien dengan cedera saraf akut.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu perangkat antarmuka otak-komputer yang disetujui di Tiongkok?A
Perangkat antarmuka otak-komputer yang disetujui di Tiongkok adalah sistem yang dirancang untuk memulihkan gerakan tangan pada pasien dengan paralisis akibat cedera tulang belakang.Q
Siapa yang mengembangkan perangkat ini?A
Perangkat ini dikembangkan oleh Borui Kang Medical Technology yang berlokasi di Shanghai.Q
Bagaimana cara kerja perangkat ini untuk membantu pasien dengan paralisis?A
Perangkat ini bekerja dengan menghubungkan sinyal saraf di otak ke perangkat eksternal, mengubah sinyal otak menjadi perintah yang menggerakkan sarung tangan robotik.Q
Apa tujuan dari pengembangan teknologi ini di Tiongkok?A
Tujuan dari pengembangan teknologi ini di Tiongkok adalah untuk mempercepat penggunaan teknologi antarmuka otak-komputer dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan cedera tulang belakang.Q
Siapa target pengguna dari perangkat ini?A
Target pengguna dari perangkat ini adalah orang dewasa berusia 18 hingga 60 tahun yang menderita paralisis akibat cedera tulang belakang dan tidak dapat menggenggam objek.




