Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Naik Tajam Dan Menang Lawan Saham Di Tengah Konflik Timur Tengah

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
13 Mar 2026
1205 dibaca
1 menit
Bitcoin Naik Tajam Dan Menang Lawan Saham Di Tengah Konflik Timur Tengah

TLDR

Bitcoin menunjukkan pergerakan harga yang positif setelah pernyataan pemerintah AS tentang harga minyak.
Dampak inflasi dari harga minyak yang tinggi dapat menekan pertumbuhan ekonomi.
Kondisi pasar menunjukkan adanya potensi squeeze pendek yang dapat menguntungkan trader Bitcoin.
Bitcoin menunjukkan kenaikan signifikan hampir 5% dalam 24 jam terakhir dan mencapai harga sekitar $73.800, mencerminkan kekuatan relatif setelah berbulan-bulan performa buruk dibandingkan saham dan emas. Hal ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar yang disebabkan oleh konflik di Iran dan dampak harga minyak yang tinggi.Sentimen pasar berubah setelah pernyataan Scott Bessent mengenai langkah Trump administration untuk menahan lonjakan harga minyak, dan data menunjukkan posisi futures Bitcoin yang potensial memicu short squeeze dengan funding rate negatif terlama sejak Desember 2022. Minyak mentah mulai turun dan saham AS mengalami kenaikan kecil sekitar 0.5%.Performa ini membuka peluang bagi Bitcoin untuk mematahkan tren penurunan lima bulan jika kondisi pasar dan geopolitik tetap kondusif. Maret tampaknya menjadi bulan titik balik dengan Bitcoin naik sekitar 8% hingga kini, memberikan harapan untuk stabilitas dan potensi pertumbuhan di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.