
Courtesy of InterestingEngineering
Mortar Tahan Radiasi Karya IIT Guwahati Tingkatkan Keamanan Nuklir
Mengembangkan mortir semen yang lebih kuat dan tahan radiasi untuk digunakan dalam fasilitas nuklir guna meningkatkan keselamatan dan keandalan struktur yang melindungi dari radiasi berbahaya.
13 Mar 2026, 17.22 WIB
241 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pengembangan mortir tahan radiasi dapat meningkatkan keamanan fasilitas nuklir.
- Inovasi dalam material bangunan dapat membantu memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap energi nuklir.
- Kolaborasi dengan industri dan lembaga energi sangat penting untuk menerapkan penelitian ini secara komersial.
Guwahati, India - Para ilmuwan di IIT Guwahati berhasil mengembangkan mortar semen dengan tambahan mikropartikel yang mampu meningkatkan kekuatan struktural sekaligus menahan radiasi berbahaya. Mortar ini dibuat dengan mencampurkan Boron oksida, Timbal oksida, Bismut oksida, dan Tungsten oksida secara optimal.
Penelitian menunjukkan masing-masing mikropartikel memberikan efek berbeda dalam hal penguatan dan penahanan radiasi gamma serta neutron. Mortar tersebut juga diuji selama 28 hari untuk melihat peningkatan kekuatan komprehensifnya sehingga hasilnya cukup signifikan untuk diaplikasikan di fasilitas nuklir.
Dengan penerapan mortar tahan radiasi ini, fasilitas nuklir, mikroreaktor, dan layanan medis yang menggunakan radiasi diharapkan menjadi lebih aman dan tahan lama. Penelitian berikutnya meliputi pengujian beton skala penuh dan optimalisasi dosis mikropartikel agar material lebih kuat dan mudah diaplikasikan secara komersial.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/new-cement-mortar-blocks-harmful-radiation
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/new-cement-mortar-blocks-harmful-radiation
Analisis Ahli
Hrishikesh Sharma
"Material beton yang dimodifikasi dengan mikropartikel dapat meningkatkan integritas struktural sekaligus memberikan perlindungan radiasi yang lebih baik, penting untuk keamanan fasilitas nuklir di masa depan."
Analisis Kami
"Inovasi ini sangat strategis karena tidak hanya fokus pada material baru, tetapi memanfaatkan material yang sudah umum dan meningkatkan fungsinya dengan teknologi mikropartikel, yang ekonomis dan praktis. Namun, tantangan besar masih ada pada integrasi skala industri yang harus memastikan bahwa daya tahan dan performa radiasi konsisten dalam jangka panjang."
Prediksi Kami
Dalam waktu dekat, mortir berbasis mikropartikel ini akan dikembangkan menjadi beton konstruksi yang dapat digunakan secara luas di fasilitas nuklir dan mungkin juga di bidang medis, meningkatkan standar keselamatan dan mengurangi ketakutan terkait radiasi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dikembangkan oleh para ilmuwan di IIT Guwahati?A
Para ilmuwan di IIT Guwahati mengembangkan metode untuk membuat mortir yang lebih kuat dan tahan radiasi.Q
Mengapa penting untuk mengembangkan mortir tahan radiasi?A
Mengembangkan mortir tahan radiasi penting untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap kebocoran dari fasilitas nuklir.Q
Apa jenis mikropartikel yang digunakan dalam penelitian ini?A
Jenis mikropartikel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Boron oksida, Timbal oksida, Bismut oksida, dan Tungsten oksida.Q
Apa tujuan akhir dari penelitian ini?A
Tujuan akhir dari penelitian ini adalah mengembangkan material berbasis semen generasi berikutnya yang dapat bertahan dalam kondisi layanan yang keras dan memberikan perlindungan yang dapat diandalkan terhadap medan radiasi campuran.Q
Siapa yang dapat berkolaborasi dengan tim penelitian ini?A
Tim penelitian ini mencari kolaborator dari badan energi nuklir, produsen bahan konstruksi, dan perusahaan yang terlibat dalam pengembangan fasilitas nuklir.



