Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Krisis Ojol Ramadan: Penyebab Keterbatasan Driver dan Solusi Gojek-Grab

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
News Publisher
12 Mar 2026
150 dibaca
1 menit
Krisis Ojol Ramadan: Penyebab Keterbatasan Driver dan Solusi Gojek-Grab

AI summary

Ketersediaan driver ojol menurun selama bulan Ramadan karena banyak yang mudik.
Cuaca ekstrem mempengaruhi waktu tunggu pengguna untuk mendapatkan layanan ojol.
Gojek dan Grab mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan insentif bagi driver selama periode libur Idulfitri.
Pengguna ojek online mengalami kesulitan mendapatkan driver dalam beberapa hari terakhir selama Ramadan akibat fenomena 'krisis ojol'. Pemesanan layanan ojol terhambat karena jumlah driver berkurang secara signifikan.Faktor utama yang menyebabkan kesulitan tersebut adalah banyak driver yang memilih mudik menjelang akhir Ramadan dan cuaca yang buruk dengan hujan lebat serta genangan air yang menyebabkan kemacetan lalu lintas. Gojek dan Grab mengonfirmasi adanya lonjakan permintaan pada jam sibuk sore hari terutama di Jakarta.Untuk menghadapi masalah ini, kedua perusahaan melakukan penyesuaian operasional dan memberikan insentif serta bonus khusus untuk driver yang tetap aktif selama periode libur Lebaran. Pengguna juga diimbau untuk menyediakan waktu lebih dalam proses pemesanan agar perjalanan dapat berjalan lancar.

Experts Analysis

Head of Driver Operations Gojek Bambang Adi Wirawan
Kondisi cuaca dan mudik massal menjadi faktor utama kesulitan pemesanan ojol selama Ramadan. Skema insentif penting untuk menjaga semangat mitra driver dalam masa libur.
Director of Mobility, Food, & Logistics Grab Indonesia Tyas Widyastuti
Cuaca ekstrem dan kemacetan menyebabkan waktu tunggu lebih lama. Kami fokus terus memantau situasi dan menyesuaikan operasional demi kepuasan pengguna dan mitra.
Editorial Note
Fenomena ini jelas menunjukkan bagaimana sistem transportasi berbasis aplikasi sangat rentan terhadap perubahan musiman dan faktor eksternal seperti cuaca. Perusahaan harus terus mengembangkan strategi insentif dan teknologi prediksi permintaan untuk menjaga keseimbangan antara supply dan demand agar layanan tetap optimal di masa puncak seperti Ramadan dan Lebaran.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.