Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Paket Stimulus Jaminan Sosial Ojol Dapat Dukungan dari Gojek, Grab, dan inDrive

Finansial
Kebijakan Fiskal
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
22 Sep 2025
6 dibaca
2 menit
Paket Stimulus Jaminan Sosial Ojol Dapat Dukungan dari Gojek, Grab, dan inDrive

Rangkuman 15 Detik

Paket stimulus ekonomi jaminan sosial untuk pengemudi ojol merupakan langkah penting dalam perlindungan sosial bagi pekerja informal.
Gojek, Grab, dan inDrive memiliki program-program untuk mendukung kesejahteraan mitra pengemudi melalui jaminan sosial.
Keterlibatan pemerintah dalam program insentif menunjukkan perhatian terhadap perlindungan sosial di sektor gig.
Pemerintah Indonesia mengumumkan paket stimulus ekonomi 8+4 yang mencakup pemberian jaminan sosial bagi pekerja sektor gig, terutama pengemudi ojek online atau ojol. Stimulus ini dibuat untuk membantu meringankan biaya perlindungan sosial mereka, terutama di masa yang masih menantang seperti sekarang. Gojek menyatakan dukungan penuh atas inisiatif ini dan telah memiliki program yang memfasilitasi pendaftaran pengemudi ojol dalam BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini sudah ada lebih dari 200 ribu mitra driver yang terdaftar, dan Gojek ingin terus berkoordinasi dengan pemerintah agar perlindungan sosial dapat berjalan optimal. Grab Indonesia juga menyambut baik kebijakan ini. Mereka memiliki berbagai program pendukung bagi mitra mereka, seperti kemudahan pendaftaran BPJS dan asuransi kecelakaan jiwa. Grab juga menyediakan layanan darurat dan memberikan informasi lokasi rawan kecelakaan dalam aplikasinya untuk melindungi pengemudi. Sementara itu, inDrive tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan komunitas pengemudi, untuk merumuskan skema jaminan sosial yang sesuai kebutuhan pengemudi ojol secara komprehensif. Mereka menargetkan program yang tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat nyata bagi ekosistem industri tersebut. Paket stimulus ini juga menyediakan anggaran sebesar Rp 36 miliar yang akan dipakai untuk iuran jaminan sosial bagi sekitar 731.361 pekerja bukan penerima upah selama enam bulan. Program ini akan dilanjutkan pada 2026 bersama dengan beberapa program lainnya, membuktikan komitmen pemerintah untuk memperbaiki perlindungan sosial di sektor informal.

Analisis Ahli

Ekonom Senior
Inisiatif stimulus ini mampu memberikan insentif positif terhadap perekonomian mikro dan memperkuat perlindungan sosial yang selama ini kurang bagi pekerja gig economy di Indonesia.