Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pendapatan Driver Ojek Online di Jakarta Turun Drastis Akibat Demo dan WFH

Bisnis
Ekonomi Makro
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
02 Sep 2025
36 dibaca
1 menit
Pendapatan Driver Ojek Online di Jakarta Turun Drastis Akibat Demo dan WFH

Rangkuman 15 Detik

Driver ojek online mengalami penurunan pendapatan akibat situasi demo dan kerja dari rumah.
Layanan GoFood juga terdampak karena berkurangnya permintaan dari karyawan kantor.
Ada gerakan masyarakat untuk mendukung driver ojek online dan UMKM selama masa sulit ini.
Pendapatan driver ojek online di Jakarta mengalami penurunan drastis selama gelombang demo yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Banyak kantor memberlakukan kerja dari rumah (WFH), dan sekolah diliburkan, sehingga jumlah orderan ojol menurun signifikan. Khoerudin, salah satu driver ojol yang biasanya beroperasi di kawasan Tanah Abang, mengatakan bahwa pendapatannya sekarang hanya sekitar Rp200,000 per hari, padahal dalam kondisi normal bisa mencapai Rp400,000 melalui minimal 30 orderan per hari. Sama halnya dengan Muhammad Nauvalluai yang biasanya menerima sekitar 20 orderan sehari serta pendapatan Rp300,000, kini hanya mendapatkan sekitar 8 orderan dan Rp100,000 akibat berkurangnya aktivitas di kantor dan sekolah selama WFH. Penurunan juga terjadi pada layanan pesan antar makanan GoFood karena biasanya pesanan berasal dari karyawan kantor yang kini banyak menjalani WFH. Dengan keadaan ini, permintaan pesanan semakin jarang terutama untuk pengiriman ke kantor. Sebagai bentuk dukungan, sejumlah netizen dan pengguna aplikasi Grab di Indonesia dan Asia Tenggara mulai menginisiasi gerakan memesan makanan dan produk UMKM untuk membantu para driver ojol dan pelaku usaha kecil di masa sulit ini.

Analisis Ahli

Ahmad Munir, Ekonom Transportasi
Penurunan order ini wajar terjadi karena mobilitas masyarakat menurun signifikan, tapi perlu ada kebijakan khusus untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal agar pendapatan driver bisa pulih.
Lina Sari, Pengamat Ekonomi Digital
Driver ojol adalah bagian penting dari ekosistem ekonomi digital, maka kolaborasi antara pemerintah, perusahaan aplikasi, dan masyarakat sangat krusial untuk menangani dampak langsung dari situasi seperti ini.