Harga Smartphone Naik Akibat Krisis Chip, Konsumen Harus Siapkan Dana Lebih
Teknologi
Gadgets dan Wearable
11 Mar 2026
258 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Kenaikan harga ponsel disebabkan oleh kelangkaan chip dan lonjakan biaya produksi.
Merek teknologi seperti Oppo dan OnePlus mulai menaikkan harga produk mereka.
Kondisi ini dapat berdampak signifikan pada konsumen, terutama di segmen ponsel murah.
Produsen ponsel seperti Oppo dan OnePlus mengumumkan kenaikan harga beberapa produk smartphone mulai 16 Maret 2026 karena krisis kelangkaan chip memori global yang menyebabkan melonjaknya biaya komponen utama seperti RAM dan penyimpanan berkecepatan tinggi. Oppo menyatakan kenaikan harga dilakukan setelah evaluasi biaya produksi agar kualitas produk tetap terjaga. Model flagship Oppo tidak termasuk dalam kenaikan harga saat ini.
Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada Oppo dan OnePlus, tapi juga pada vendor lain seperti vivo dan Asus di Indonesia yang menyesuaikan harga produk mereka akibat tekanan biaya komponen dan gangguan rantai pasok global. IDC Indonesia memproyeksikan penurunan pasar smartphone global hingga 13% pada 2026, dengan segmen ponsel murah paling terdampak karena margin tipis. Kenaikan harga diperkirakan bertahan hingga awal 2027 dan mulai mereda pada semester kedua 2026.
Dampak kenaikan harga ini penting bagi konsumen yang harus menyiapkan anggaran lebih besar untuk membeli ponsel, terutama pada segmen harga murah. Vendor kemungkinan akan menyesuaikan spesifikasi pada segmen menengah dan atas agar harga tetap dapat dikendalikan. Jika kondisi ini berlanjut, perubahan strategi pasar dan inovasi produk akan menjadi penentu daya saing di masa depan.
Analisis Ahli
Vanessa Aurelia
Kenaikan harga terutama terasa di segmen ponsel murah karena margin yang tipis dan sulit untuk menyerap biaya komponen yang meningkat. Sebagian penyerap biaya terjadi di segmen menengah dan flagship dengan kemungkinan penyesuaian spesifikasi.Alexa Tiara
Penyesuaian harga dilakukan berbeda-beda per segmen karena spesifikasi, struktur biaya, dan pasar yang beragam; ini merupakan bagian dari pengelolaan biaya komponen dan strategi pasar vivo Indonesia.Brama Setyadi
Penyesuaian harga merupakan respon terhadap dinamika rantai pasok global dan bertujuan menjaga keberlanjutan pasokan serta kualitas produk laptop Asus di Indonesia.

