Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Grab Salurkan Bonus Hari Raya 2026 Senilai Rp110 Miliar untuk Mitra Pengemudi

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
11 Mar 2026
301 dibaca
1 menit
Grab Salurkan Bonus Hari Raya 2026 Senilai Rp110 Miliar untuk Mitra Pengemudi

AI summary

Grab Indonesia menyalurkan Bonus Hari Raya 2026 kepada lebih dari 400 ribu mitra pengemudi.
Penyaluran BHR dilakukan melalui OVO Cash dengan alokasi anggaran sekitar Rp 100 miliar hingga Rp 110 miliar.
Pemerintah mengarahkan agar BHR dibayarkan dengan cepat dan dalam bentuk uang tunai minimal 25% dari rata-rata pendapatan bersih.
Grab Indonesia telah menuntaskan penyaluran Bonus Hari Raya (BHR) 2026 kepada lebih dari 400 ribu mitra pengemudi di seluruh Indonesia. Penyaluran dilakukan melalui OVO Cash, dengan total dana mencapai Rp100 hingga Rp110 miliar untuk memberikan penghargaan atas aktivitas mitra selama periode penilaian.Besaran bonus yang diterima mitra bervariasi berdasarkan produktivitas; mitra roda dua menerima antara Rp150.000 sampai Rp850.000 dan mitra roda empat antara Rp200.000 sampai Rp1,6 juta. Pemerintah sebelumnya menetapkan total anggaran Rp220 miliar untuk BHR kepada 850 ribu driver ojol pada masa Lebaran 2026 dengan arahan pembayaran harus dilakukan cepat dan minimal 25% berupa uang tunai.Penyaluran BHR ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan mitra dan mendukung sektor transportasi digital sesuai regulasi pemerintah. Memberikan BHR tepat waktu dapat meningkatkan loyalitas mitra serta menjaga kelangsungan layanan transportasi digital di Indonesia.

Experts Analysis

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Memberikan arahan agar perusahaan aplikator membayar BHR dengan cepat dan dalam bentuk uang tunai setidaknya 25% dari pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir, demi melindungi hak pekerja sektor digital.
Editorial Note
Penyaluran bonus BHR oleh Grab ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan mitra sekaligus menyesuaikan dengan regulasi pemerintah. Namun, variasi besaran bonus perlu diawasi agar tidak menimbulkan ketimpangan atau ketidakpuasan di antara mitra yang berbeda tingkat produktivitasnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.