Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bonus Hari Raya 2026 Naik Dua Kali Lipat, Pengemudi Online Dapat Rp1,6 Juta

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
04 Mar 2026
211 dibaca
1 menit
Bonus Hari Raya 2026 Naik Dua Kali Lipat, Pengemudi Online Dapat Rp1,6 Juta

AI summary

Gojek dan Grab meningkatkan anggaran BHR untuk mendukung mitra pengemudi.
BHR 2026 akan disalurkan berdasarkan kategori dan produktivitas mitra.
Kementerian terkait berperan dalam pengumuman dan pelaksanaan program BHR untuk mitra pengemudi.
Pemerintah bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan platform transportasi online mengumumkan program Bonus Hari Raya (BHR) 2026 untuk mitra pengemudi guna meningkatkan kesejahteraan mereka menjelang Idul Fitri. Pengumuman ini dilakukan bersama beberapa platform besar seperti Grab, Gojek, Maxim, dan InDrive yang turut serta dalam program ini.Nilai anggaran BHR tahun ini digandakan menjadi sekitar Rp100-110 miliar oleh Gojek dan Grab. Kenaikan nominal signifikan khususnya pada kategori nominal terendah, misalnya BHR minimal pengemudi roda dua naik dari Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu di Gojek dan Grab yang juga membagi kategori berdasarkan produktivitas dan kualitas layanan mitra.Penyaluran program dilakukan secara transparan melalui aplikasi GoPay Mitra dan GrabDriver dengan target penyaluran sebelum Idul Fitri 2026. Program ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas mitra serta memperbaiki kualitas layanan transportasi online di Indonesia.

Experts Analysis

Dr. Rini Wulandari (Ekonom Transportasi)
Penggandaan anggaran BHR merupakan solusi yang efektif untuk menjaga moral dan produktivitas mitra pengemudi, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital berbasis transportasi. Namun, perlu ada evaluasi berkelanjutan terhadap skema distribusi agar insentif tidak hanya berfokus pada kuantitas tetapi juga kualitas layanan.
Editorial Note
Langkah pemerintah dan perusahaan ride-hailing menggandakan anggaran BHR sangat positif untuk kesejahteraan mitra pengemudi yang selama ini menghadapi tantangan penghasilan tidak tetap. Namun, penentuan skema yang transparan dan berimbang harus terus diawasi agar bonus benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan ketimpangan di antara mitra.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.