Pomodo

Mantan Pegawai Elon Musk Diduga Curi Data Pribadi Warga Amerika dari SSA

Teknologi
Keamanan Siber
TechCrunch TechCrunch
11 Mar 2026
292 dibaca
1 menit
Mantan Pegawai Elon Musk Diduga Curi Data Pribadi Warga Amerika dari SSA
Rangkuman 15 Detik
Mantan karyawan DOGE diduga mencuri data pribadi dari SSA.
Investigasi sedang dilakukan oleh inspektur jenderal SSA terkait pelanggaran ini.
DOGE terlibat dalam beberapa kontroversi terkait akses data yang tidak sah dan keamanan informasi.
Seorang mantan pegawai Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) yang dipimpin Elon Musk dituduh mencuri dua database besar milik Administrasi Jaminan Sosial Amerika Serikat. Ia membawa data sensitif warga Amerika ke perusahaan barunya, yang memicu penyelidikan dari Inspektur Jenderal SSA. Database yang dicuri berisi data untuk lebih dari 500 juta orang, termasuk nomor Jaminan Sosial, tanggal lahir, kewarganegaraan, dan informasi sensitif lainnya. Mantan pegawai ini memiliki akses tingkat tinggi ke sistem SSA, yang sangat memudahkan tindak pencurian data. Kasus ini menambah catatan buruk penggunaan akses data oleh anggota DOGE di SSA, yang sebelumnya sudah terlibat kontroversi terkait keamanan data. Pemeriksaan lebih lanjut diharapkan membatasi akses berlebih dan memperkuat sistem keamanan data warga.

Analisis Ahli

Bruce Schneier
Kasus ini menyoroti bagaimana kelemahan keamanan dalam lembaga pemerintah bisa dieksploitasi bahkan oleh karyawan internal. Penguatan kebijakan akses minimal dan audit rutin wajib diterapkan untuk mencegah pelanggaran data di masa depan.
Katie Moussouris
Kebijakan keamanan dan budaya transparansi harus dirombak total untuk menghindari pengulangan pelanggaran dari 'insider threat' semacam ini di lembaga penting seperti SSA.