TLDR
TEPCO melanjutkan upaya pembersihan di Fukushima Daiichi dengan teknologi robotik. Proses dekomisi diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Keamanan dan perencanaan yang matang sangat penting dalam proses pembersihan limbah radioaktif. TEPCO meluncurkan operasi pembersihan baru di PLTN Fukushima Daiichi dengan menggunakan robot untuk mengambil sampel bahan bakar nuklir yang meleleh. Lengan robotik sepanjang 22 meter dirancang untuk memasuki ruang sempit dan mengumpulkan data serta puing dari reaktor yang rusak.Sejak bencana 2011 akibat gempa dan tsunami, 880 ton bahan berbahaya masih tertinggal di reaktor. Pengambilan sampel tahun 2024 berhasil menunjukkan bahan yang lunak dan rapuh, memberi harapan bahwa ekstraksi besar dapat dilakukan di masa depan.Proses pembersihan berskala besar baru akan dimulai pada 2037 dan diperkirakan menghabiskan ratusan miliar dolar. Meski kemajuan ada, lokasi penyimpanan limbah radioaktif masih belum jelas, sehingga menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan.