TLDR
Rudal hipersonik Blackbeard dapat mengubah dinamika serangan udara dengan kecepatan di atas Mach 5. Integrasi dengan pesawat tempur F/A-18 Hornet menunjukkan langkah maju dalam pengembangan sistem senjata modern. Proyek ini berfokus pada efisiensi biaya dan kemampuan produksi massal untuk memenuhi kebutuhan militer. Amerika Serikat mengembangkan rudal hipersonik Blackbeard yang akan diuji coba diluncurkan dari jet tempur F/A-18 Hornet untuk meningkatkan kemampuan serangan udara. Kontrak pengembangan senilai 49,9 juta dolar AS sudah diberikan untuk mendukung prototipe dan uji coba rudal ini.Rudal ini mampu terbang dengan kecepatan Mach 5 lebih dan menempuh jarak hingga 497 mil. Uji coba awal telah mencapai kecepatan sekitar Mach 4, disertai upaya produksi besar-besaran di fasilitas produksi di Rio Rancho, New Mexico.Integrasi rudal di F/A-18 akan memperluas jangkauan serang jet ini dan secara signifikan mengurangi waktu reaksi lawan. Hal ini diyakini akan mengubah taktik dan strategi militer dengan menawarkan senjata presisi dan cepat yang kompatibel dengan sistem kendali tembakan saat ini.