TLDR
Konflik geopolitik dapat mempengaruhi pasar finansial secara signifikan. Kenaikan yield obligasi menunjukkan kekhawatiran inflasi di tengah data ekonomi yang kuat. Reaksi pasar terhadap berita global sering kali bersifat sementara sebelum menemukan stabilitas. Konflik militer antara AS, Israel, dan Iran memicu gejolak pasar global dengan Bitcoin melonjak ke atas $70,000 dan pasar ekuitas sempat anjlok akibat lonjakan harga minyak. Iran memblokir tanker minyak di Selat Hormuz, yang mengkhawatirkan kelangsungan pasokan minyak dunia.Harga minyak melonjak signifikan dan pasar obligasi Amerika Serikat menunjukkan kenaikan yield pada obligasi 2 dan 10 tahun, menandakan kekhawatiran inflasi yang meningkat dan kemungkinan berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Data ekonomi AS yang solid turut mendukung kebijakan moneter yang ketat.Situasi ini berpotensi menjaga yield obligasi tetap tinggi dan membatasi kenaikan lebih jauh pada aset berisiko seperti saham dan cryptocurrency. Investor kini menanti laporan nonfarm payrolls dan angka pertumbuhan upah Jumat nanti yang bisa memicu volatilitas tambahan.