Akun Baru Raup Jutaan Dolar di Taruhan Serangan AS ke Iran, Ada Dugaan Insider Trading
Courtesy of CNBCIndonesia

Akun Baru Raup Jutaan Dolar di Taruhan Serangan AS ke Iran, Ada Dugaan Insider Trading

Mengungkap dugaan insider trading dan kecurigaan keuntungan tidak etis terkait serangan militer AS ke Iran dalam platform taruhan prediksi Polymarket, serta mendorong regulasi yang melarang praktik serupa agar mencegah penyalahgunaan informasi di masa depan.

04 Mar 2026, 19.20 WIB
149 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Praktik taruhan pada peristiwa militer dapat menimbulkan kontroversi etis.
  • Polymarket memungkinkan orang untuk bertaruh pada hasil peristiwa, termasuk konflik internasional.
  • Legislasi mungkin diperlukan untuk mengatur atau melarang taruhan semacam ini.
Jakarta, Indonesia - Enam akun baru di platform Polymarket meraih keuntungan besar dengan bertaruh bahwa Amerika Serikat akan menyerang Iran pada Februari. Mereka memasang taruhan hanya beberapa jam sebelum serangan terjadi, yang menimbulkan kecurigaan insider trading.
Akun-akun tersebut baru dibuat dan hanya aktif untuk taruhan terkait serangan AS ke Iran, dengan total keuntungan mencapai US$ 1,2 juta. Polymarket bersifat anonim, membuat sulit mengidentifikasi pelaku, sementara platform serupa seperti Kalshi menerapkan verifikasi identitas untuk mencegah penyalahgunaan.
Kejadian ini memicu kemarahan anggota kongres AS, seperti Senator Chris Murphy yang mengusulkan RUU pelarangan taruhan pada perang. Kasus ini membuka diskusi terkait legalitas dan etika pasar prediksi atas peristiwa geopolitik serta pentingnya regulasi yang lebih ketat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260304124345-37-715916/pasang-taruhan-sehari-sebelum-iran-dibom-6-orang-untung-rp-27-miliar

Analisis Ahli

Senator Chris Murphy
"Gila ini sesuatu yang legal. Orang di sekitar Trump meraup untung dari perang dan kematian. Saya mengusulkan RUU segera untuk melarang hal seperti ini."

Analisis Kami

"Fenomena ini sangat mengkhawatirkan karena menunjukkan betapa rentannya platform prediksi tanpa verifikasi identitas terhadap penyalahgunaan informasi sensitif. Tanpa tindakan regulasi yang jelas, ini dapat memperparah ketidakadilan dan menggerogoti kepercayaan publik terhadap mekanisme pasar prediksi."

Prediksi Kami

Jika tidak ada regulasi yang ketat, praktik insider trading dan manipulasi informasi di pasar prediksi seperti Polymarket bisa meningkat, memicu kontroversi hukum dan etika lebih besar terkait spekulasi atas peristiwa geopolitik.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi di Polymarket terkait taruhan pada serangan AS ke Iran?
A
Enam akun meraup keuntungan US$ 1,2 juta dengan bertaruh bahwa AS akan menyerang Iran.
Q
Siapa yang mengusulkan untuk melarang praktik taruhan ini?
A
Senator Chris Murphy yang mengusulkan untuk melarang praktik taruhan ini.
Q
Apa keuntungan yang diperoleh enam akun di Polymarket?
A
Keenam akun tersebut memperoleh keuntungan US$ 1,2 juta dari taruhan mereka.
Q
Mengapa Senator Chris Murphy marah terhadap taruhan ini?
A
Senator Murphy marah karena menganggap orang di sekitar Trump mendapat untung dari perang dan kematian.
Q
Apa yang terjadi setelah serangan AS dan Israel ke Iran?
A
Serangan tersebut mengakibatkan kematian Ali Khamenei dan balasan dari Iran terhadap fasilitas AS.