TLDR
Serangan siber terhadap Iran menunjukkan ketegangan yang meningkat dalam geopolitik. Aplikasi keagamaan seperti BadeSaba bisa menjadi alat strategis dalam konflik siber. Aktivitas peretas pro-Iran mungkin akan meningkat sebagai respons terhadap ancaman dari AS dan sekutunya. Konflik yang dimulai oleh Israel dan AS terhadap Iran juga berlangsung di ranah siber dengan serangan pada situs web berita dan aplikasi populer di Iran. Aplikasi Badesaba dengan lebih dari 5 juta pengguna diretas dan muncul pesan provokatif yang menyerukan kudeta pemerintahan.Konektivitas internet di Iran mengalami penurunan tajam akibat serangan ini, sementara serangan menyasar layanan pemerintah dan fasilitas militer untuk melemahkan respons terkoordinasi Iran. Kelompok peretas pro-Iran sudah mulai membalas dengan berbagai serangan siber seperti DDoS dan ransomware.Para ahli keamanan siber memprediksi eskalasi serangan siber akan berlanjut dan semakin agresif, dengan melibatkan operasi ofensif yang kompleks dari kedua belah pihak. Ini memperlihatkan bahwa konflik tidak hanya terjadi di medan perang nyata, tapi juga di dunia maya yang berdampak besar pada keamanan nasional.