Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspadai Penipuan Digital Berbasis AI, Kerugian Capai Rp 16.70 quadriliun (US$1 Triliun)

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
04 Mar 2026
256 dibaca
1 menit
Waspadai Penipuan Digital Berbasis AI, Kerugian Capai Rp 16.70 quadriliun (US$1 Triliun)

AI summary

Penipuan digital semakin kompleks dengan penggunaan kecerdasan buatan.
Kerugian akibat penipuan digital sangat signifikan, terutama di Asia.
Pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk melindungi konsumen dari ancaman penipuan.
Penipuan digital semakin berkembang dengan pelaku memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memperbesar dampak serangan. Menurut laporan Visa, kerugian global akibat penipuan mencapai lebih dari US$1 triliun dalam setahun terakhir.Modus penipuan menggunakan kombinasi suara, video, dan teks AI yang dipersonalisasi sesuai kebiasaan dan emosi korban, serta beralih ke transaksi account-to-account. Indonesia sudah mengadopsi berbagai inisiatif anti-scam yang relevan dengan kondisi lokal dan transformasi digital.Pencegahan penipuan memerlukan pendekatan terpadu dengan melibatkan berbagai sektor dan teknologi canggih dari Visa. Edukasi konsumen serta kolaborasi lintas industri menjadi kunci utama menciptakan ekosistem pembayaran digital yang lebih aman dan tahan ancaman.

Experts Analysis

Nitia
Penipuan digital kini menggabungkan berbagai media yang dihasilkan AI untuk semakin meyakinkan korban, sehingga deteksi dan mitigasi harus dilakukan dengan pendekatan berlapis dan kolaboratif.
Editorial Note
Peningkatan kecanggihan AI dalam penipuan digital menunjukkan bahwa ancaman ini bukan lagi soal teknologi semata, tetapi juga psikologis dan sosial yang harus dihadapi bersama seluruh ekosistem. Implementasi solusi keamanan yang mutakhir dan edukasi masyarakat menjadi kunci untuk menekan angka kerugian yang terus meningkat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.