
Courtesy of CNBCIndonesia
Peningkatan Risiko Gempa Besar Indonesia, Zona Megathrust Bertambah 14
Memberikan informasi terbaru mengenai peningkatan risiko gempa besar di Indonesia berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa 2024, serta menjelaskan kondisi dan potensi gempa pada zona megathrust untuk meningkatkan kewaspadaan publik berbasis data ilmiah.
01 Mar 2026, 08.30 WIB
216 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Peta bahaya gempa Indonesia 2024 menunjukkan peningkatan risiko gempa dengan penambahan zona megathrust.
- Beberapa zona megathrust memiliki potensi gempa sangat besar, seperti zona Jawa yang dapat mencapai magnitudo 9,1.
- BMKG mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gempa berdasarkan data sejarah dan geologi.
Jakarta, Indonesia - Indonesia menghadapi peningkatan risiko gempa besar karena bertambahnya zona megathrust dari 13 menjadi 14 pada Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024. Peta terbaru ini juga mencatat magnitudo maksimum gempa besar hingga 9,2 di beberapa zona seperti Aceh-Andaman dan Jawa.
Anggota AIPI dan Guru Besar ITB, Iswandi Imran, menyoroti rapatan kontur bahaya gempa yang makin rapat pada peta 2024, menandakan peningkatan risiko di sejumlah wilayah. BMKG menyebut dua zona megathrust, yakni Selat Sunda dan Mentawai-Siberut, berada dalam kondisi seismic gap yang menunjukkan potensi besar energi yang tersimpan.
BMKG menegaskan bahwa istilah 'tinggal menunggu waktu' bukan ramalan gempa dalam waktu dekat, melainkan informasi kesiapsiagaan berbasis data sejarah dan geologi. Hal ini penting untuk kewaspadaan publik tanpa menimbulkan kepanikan dan mendukung peningkatan mitigasi risiko bencana gempa dan tsunami di Indonesia.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260301080954-37-714837/megathrust-di-ri-tinggal-tunggu-waktu-perhatikan-14-zona-merah-baru
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260301080954-37-714837/megathrust-di-ri-tinggal-tunggu-waktu-perhatikan-14-zona-merah-baru
Analisis Ahli
Iswandi Imran
"Peta terbaru mengindikasikan peningkatan rapatan kontur bahaya gempa yang menandakan risiko lebih tinggi di beberapa wilayah Indonesia dibandingkan peta sebelumnya."
Analisis Kami
"Peningkatan jumlah zona megathrust dan rapatan kontur bahaya gempa merupakan bukti bahwa potensi gempa besar semakin nyata dan mendesak untuk ditanggapi serius. Kebijakan mitigasi bencana harus semakin diperkuat, terutama di daerah dengan potensi magnitudo tinggi seperti Jawa dan Mentawai, agar dampak kerusakan bisa diminimalisasi."
Prediksi Kami
Risiko gempa besar di Indonesia akan meningkat dalam jangka panjang, sehingga pemerintah dan masyarakat harus meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di zona megathrust yang berpotensi tinggi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditunjukkan oleh Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024?A
Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024 menunjukkan peningkatan risiko gempa besar dengan bertambahnya zona megathrust.Q
Berapa jumlah zona megathrust yang terdaftar dalam peta terbaru?A
Dalam peta terbaru, terdapat 14 zona megathrust, bertambah satu dari peta edisi 2017 yang hanya memiliki 13 zona.Q
Apa potensi magnitudo maksimum gempa di zona Megathrust Jawa?A
Zona Megathrust Jawa memiliki potensi magnitudo maksimum gempa hingga 9,1.Q
Apa yang dimaksud dengan istilah 'seismic gap' menurut BMKG?A
Istilah 'seismic gap' merujuk pada wilayah yang menyimpan energi besar karena sudah lama tidak mengalami gempa besar.Q
Siapa Iswandi Imran dan apa perannya dalam konteks artikel ini?A
Iswandi Imran adalah anggota AIPI dan Guru Besar di ITB yang menyoroti perubahan signifikan pada peta bahaya gempa terbaru.

