
Courtesy of TechCrunch
OpenAI Setujui Penggunaan AI di Militer dengan Perlindungan Keamanan Ketat
Menginformasikan tentang kesepakatan OpenAI dengan Departemen Pertahanan AS terkait penggunaan model AI secara aman dalam jaringan rahasia militer dan menunjukkan dinamika persaingan dengan Anthropic yang berujung kontroversi serta implikasi keamanan dan kebijakan.
28 Feb 2026, 23.17 WIB
193 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- OpenAI telah menandatangani kontrak dengan Departemen Pertahanan untuk penggunaan model AI mereka.
- Terdapat ketegangan antara perusahaan AI, seperti Anthropic, dan pemerintah terkait penggunaan teknologi untuk tujuan militer.
- Sam Altman menegaskan bahwa OpenAI berkomitmen untuk menjaga prinsip keselamatan dalam kolaborasinya dengan Departemen Pertahanan.
Washington D.C., Amerika Serikat - OpenAI mengumumkan kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS untuk menggunakan model AI di jaringan rahasia militer dengan perlindungan ketat terhadap penyalahgunaan. Kesepakatan tersebut mencakup larangan pengawasan massal domestik dan jaminan tanggung jawab manusia atas penggunaan kekuatan termasuk senjata otonom.
Konflik dengan Anthropic yang menolak penggunaan produknya untuk tujuan tertentu memicu ketegangan politik dan sanksi, termasuk larangan bisnis dari Departemen Pertahanan serta kritikan dari mantan Presiden Trump. OpenAI berkomitmen membangun pengamanan teknis serta bekerjasama dengan militer untuk pengawasan AI.
Kesepakatan ini menjadi langkah besar untuk integrasi AI dalam operasi militer secara aman, sekaligus memperingatkan perlunya regulasi dan penyesuaian kebijakan agar teknologi ini tidak disalahgunakan. Ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung memperkuat urgensi dan sensitivitas penggunaan teknologi canggih dalam konteks pertahanan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/28/openais-sam-altman-announces-pentagon-deal-with-technical-safeguards/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/28/openais-sam-altman-announces-pentagon-deal-with-technical-safeguards/
Analisis Ahli
Stuart Russell
"Kesepakatan ini penting karena ia menunjukkan perlunya transparansi dan pembatasan yang jelas dalam penggunaan AI oleh militer untuk menghindari eskalasi risiko yang tidak terkendali."
Kate Crawford
"Konflik ini menandakan bahwa perusahaan AI harus memperjuangkan tanggung jawab sosial dan etika secara aktif saat berhubungan dengan pemerintah khususnya dalam konteks militer."
Analisis Kami
"Kesepakatan OpenAI dengan Departemen Pertahanan menunjukkan bahwa solusi pragmatis yang menggabungkan teknologi canggih dengan prinsip etika masih memungkinkan dicapai, meski ada tekanan besar dari berbagai pihak. Namun, ada risiko signifikan jika tekanan politik dan kepentingan militer mengabaikan batas-batas etis yang telah disepakati, yang dapat merusak kepercayaan publik dan integritas pengembangan AI."
Prediksi Kami
Persaingan antara perusahaan AI dalam memenuhi kebutuhan keamanan militer akan semakin ketat dan mendorong regulasi yang lebih ketat sekaligus kolaborasi teknologi dengan pemerintah untuk memastikan penggunaan AI yang etis dan terkendali.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa kesepakatan terbaru antara OpenAI dan Departemen Pertahanan?A
OpenAI telah mencapai kesepakatan yang memungkinkan Departemen Pertahanan menggunakan model AI mereka dalam jaringan terklasifikasi.Q
Mengapa Anthropic menolak untuk bekerja sama dengan Departemen Pertahanan?A
Anthropic menolak untuk bekerja sama karena mereka ingin menghindari penggunaan teknologi dalam pengawasan massal dan senjata otonom.Q
Apa yang dikatakan Sam Altman tentang prinsip keselamatan dalam perjanjian?A
Sam Altman menyatakan bahwa perjanjian tersebut mencakup larangan pengawasan massal domestik dan tanggung jawab manusia atas penggunaan kekuatan.Q
Apa reaksi Donald Trump terhadap posisi Anthropic?A
Donald Trump mengkritik Anthropic dan mendorong lembaga federal untuk tidak menggunakan produk mereka.Q
Bagaimana OpenAI berencana untuk memastikan bahwa model AI mereka tidak disalahgunakan?A
OpenAI berencana untuk membangun 'safety stack' untuk mencegah penyalahgunaan model AI dan menugaskan insinyur untuk bekerja dengan Pentagon.




