
Courtesy of TheVerge
Tekanan Pentagon pada Anthropic: Antara Etika dan Senjata AI Mematikan
Mengungkap tekanan dan konflik etika dalam industri teknologi AI terkait permintaan Pentagon untuk akses tanpa batas pada teknologi yang berpotensi digunakan untuk pengawasan masif dan senjata otonom, serta dampaknya terhadap moral dan masa depan teknologi yang bertanggung jawab.
27 Feb 2026, 23.18 WIB
149 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Karyawan teknologi semakin merasa tidak nyaman dengan kemitraan perusahaan mereka dengan militer.
- Perusahaan seperti Anthropic menunjukkan bahwa ada ruang untuk menolak tuntutan militer demi etika.
- Ada kebutuhan mendesak untuk solidaritas di antara pekerja teknologi untuk menentang penggunaan teknologi untuk tujuan militer.
Washington, Amerika Serikat - Situasi genting terjadi ketika Pentagon mengancam Anthropic untuk memberikan akses tanpa batas ke teknologi AI mereka, termasuk untuk pengawasan massal dan senjata otonom yang mematikan. Anthropic bersikeras menolak dengan alasan etika, menjadikan konflik ini sorotan utama dalam dunia teknologi dan moralitas karya AI.
Sementara Anthropic menolak, beberapa raksasa teknologi lain seperti OpenAI dan xAI dikabarkan sudah menyetujui tuntutan serupa, membuat para pekerja di perusahaan-perusahaan seperti Amazon, Microsoft, dan Google merasa kecewa terhadap nilai perusahaan yang mereka percayai. Hal ini memicu diskusi mendalam tentang masa depan AI dan peran negara dalam mengendalikannya.
Para pekerja teknologi mulai membentuk solidaritas dan menuntut perusahaan untuk menolak tekanan dari pemerintah agar teknologi AI tidak digunakan untuk tujuan yang membahayakan hak asasi manusia dan kebebasan masyarakat. Namun, banyak yang merasa sulit bagi perusahaan untuk bersikap tegas karena peluang keuntungan besar dan tekanan politik.
Perusahaan seperti Anthropic menegaskan pentingnya manusia tetap berperan sebagai pengawas ketika AI digunakan dalam konteks militer, sementara perusahaan lain melonggarkan batasan demi memenangkan kontrak pemerintah. Ini memperlihatkan ketegangan antara prinsip etika dan realitas bisnis dalam pengembangan AI.
Kondisi ini membuka diskusi besar tentang nilai dan masa depan teknologi AI yang seharusnya menjunjung tinggi kemanusiaan dan etika. Para pekerja dan pengamat berharap agar tekanan publik dan internal dapat mendorong perusahaan teknologi untuk berpegang pada jalur yang bertanggung jawab dan menolak potensi penyalahgunaan teknologi oleh pemerintah.
Referensi:
[1] https://theverge.com/ai-artificial-intelligence/885963/anthropic-dod-pentagon-tech-workers-ai-labs-react
[1] https://theverge.com/ai-artificial-intelligence/885963/anthropic-dod-pentagon-tech-workers-ai-labs-react
Analisis Ahli
Stuart Russell
"Teknologi AI harus selalu dikembangkan dengan prinsip etis dan pengawasan manusia, terutama ketika berkaitan dengan penggunaan militer dan pengawasan masyarakat, agar tidak menciptakan risiko eksistensial."
Kate Crawford
"Kemitraan antara perusahaan teknologi dan militer meningkatkan bahaya sistem pengawasan dan kekerasan yang tidak terkontrol, yang dapat memperparah ketidakadilan sosial dan pelanggaran hak asasi manusia."
Analisis Kami
"Tekanan militer pada perusahaan AI telah menimbulkan dilema moral serius yang mengancam nilai-nilai kemanusiaan dalam teknologi; mempertahankan batasan etika harus menjadi prioritas utama. Jika perusahaan luluh pada tuntutan tanpa batas ini, industri AI dapat kehilangan kepercayaan publik dan memperkuat risiko penyalahgunaan teknologi dengan konsekuensi besar bagi masyarakat luas."
Prediksi Kami
Jika Anthropic akhirnya menyerah atau perusahaan lain mengikuti, AI kemungkinan besar akan semakin terintegrasi dalam program militer dengan pengawasan manusia yang minimal, mempercepat adopsi senjata otonom dan mengerdilkan kontrol etika dalam pengembangan teknologi AI.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tuntutan Pentagon terhadap Anthropic?A
Pentagon menuntut Anthropic untuk memberikan akses tanpa batas ke teknologi mereka, termasuk penggunaan untuk senjata otonom.Q
Bagaimana karyawan di industri teknologi merespons situasi ini?A
Karyawan merasa dikhianati dan khawatir tentang masa depan etika teknologi yang mereka bantu bangun.Q
Apa yang telah dilakukan OpenAI terkait kontrak militer?A
OpenAI telah menghapus larangan pada penggunaan militer dalam ketentuan layanan mereka dan telah menandatangani kontrak dengan Departemen Pertahanan.Q
Mengapa beberapa perusahaan teknologi beralih ke kontrak militer?A
Perusahaan-perusahaan teknologi beralih ke kontrak militer karena potensi keuntungan besar dan tekanan dari pemerintah.Q
Apa dampak dari penggunaan AI dalam konteks militer?A
Penggunaan AI dalam konteks militer dapat meningkatkan pengawasan dan potensi untuk penggunaan senjata tanpa pengawasan manusia.




