
Courtesy of InterestingEngineering
Baterai Kopolimer Inovatif Simpan Energi Matahari Jadi Hidrogen Hijau
Mengembangkan baterai berbasis kopolimer yang dapat menyimpan energi matahari selama beberapa hari dan melepaskannya sebagai hidrogen hijau bila diperlukan, untuk mendukung transisi energi bersih dan menggantikan bahan bakar fosil dengan solusi karbon-rendah.
27 Feb 2026, 21.05 WIB
142 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Baterai berbasis kopolimer dapat menyimpan energi solar dan mengeluarkannya sebagai hidrogen hijau.
- Sistem ini menggunakan perubahan pH sebagai indikator untuk status pengisian dan dapat diisi ulang berkali-kali.
- Hidrogen yang dihasilkan dapat digunakan untuk berbagai aplikasi energi bersih, dari kendaraan listrik hingga produksi listrik.
Jena dan Ulm, Jerman - Para peneliti dari Universitas Jena dan Ulm di Jerman berhasil mengembangkan baterai berbasis kopolimer yang mampu menyimpan energi matahari selama beberapa hari dengan efisiensi tinggi. Teknologi ini memungkinkan penyimpanan energi yang dihasilkan dari sinar matahari dan kemudian melepaskannya dalam bentuk hidrogen hijau yang ramah lingkungan.
Hidrogen hijau adalah alternatif bahan bakar yang sangat penting karena dapat digunakan untuk aplikasi berenergi tinggi tanpa menghasilkan emisi karbon, berbeda dengan hidrogen yang dihasilkan dari reformasi metana. Namun, tantangan besar dalam produksi hidrogen hijau adalah penyimpanannya yang efisien dan terjangkau.
Baterai ini menggunakan kopolimer larut air dengan aktivitas redoks yang kuat sebagai unit fungsional utama. Dengan mengubah nilai pH sebagai sebuah saklar, baterai ini bisa diisi ulang secara reversibel, dengan perubahan warna sebagai indikator status muatannya, dari kuning (kosong) ke ungu (penuh).
Pengisian energi melalui sinar matahari mencapai efisiensi 80%, dan saat melepaskan energi sebagai hidrogen hijau dengan bantuan katalis, sistem tetap efisien dengan 72%. Hal ini menunjukkan potensi teknologi ini dalam siklus pengisian dan pengosongan yang berulang tanpa penurunan performa signifikan.
Inovasi ini membuka jalan bagi teknologi penyimpanan energi surya yang lebih hemat biaya, dapat diskalakan, dan ramah lingkungan. Ini akan berkontribusi besar terhadap transisi menuju ekonomi energi kimia yang berkelanjutan dan memperluas penggunaan hidrogen hijau dalam berbagai sektor industri.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/battery-recharges-using-sunlight-releases-hydrogen
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/battery-recharges-using-sunlight-releases-hydrogen
Analisis Ahli
Ulrich Schubert
"Teknologi kopolimer ini merupakan fondasi penting bagi penyimpanan energi berkelanjutan yang mudah diakses dan ramah lingkungan."
Sven Rau
"Dengan pendekatan reversible yang memanfaatkan perubahan pH, sistem ini membuka peluang baru bagi baterai surya yang multifungsi dan ekonomis."
Analisis Kami
"Inovasi ini menunjukkan kemajuan penting dalam penggabungan kimia polimer dan fotokatalisis untuk solusi energi yang lebih efisien dan hijau. Namun, tantangan utama berikutnya adalah skala produksi dan integrasi teknologi ini ke dalam infrastruktur industri yang sudah ada."
Prediksi Kami
Teknologi baterai kopolimer ini dapat merevolusi cara energi terbarukan disimpan dan digunakan, mendorong adopsi hidrogen hijau secara luas di berbagai industri seperti transportasi dan manufaktur, sehingga mempercepat dekarbonisasi ekonomi global.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu baterai berbasis kopolimer yang dikembangkan oleh Universitas Ulm dan Jena?A
Baterai berbasis kopolimer adalah sistem yang dapat menyimpan energi dari sinar matahari dan melepaskannya sebagai hidrogen hijau.Q
Bagaimana proses pengisian dan pengeluaran energi dari baterai ini?A
Proses pengisian dan pengeluaran energi diaktifkan dengan mengubah nilai pH dan menggunakan katalis untuk menggabungkan elektron dengan proton.Q
Mengapa hidrogen hijau penting dalam transisi energi?A
Hidrogen hijau penting karena merupakan alternatif bersih untuk bahan bakar fosil dan dapat diproduksi menggunakan energi terbarukan.Q
Apa efisiensi pengisian dan pengeluaran dari sistem ini?A
Sistem ini mencapai efisiensi pengisian sebesar 80% dan efisiensi pengeluaran sebesar 72%.Q
Apa yang diindikasikan oleh perubahan warna pada sistem baterai saat diisi ulang?A
Perubahan warna dari ungu ke kuning menunjukkan bahwa baterai telah terisi, dan saat diisi ulang, warnanya berubah kembali ke ungu.



