Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harapan Modantara kepada Pemerintah soal Bonus Hari Raya bagi Pengemudi Digital

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
27 Feb 2026
178 dibaca
1 menit
Harapan Modantara kepada Pemerintah soal Bonus Hari Raya bagi Pengemudi Digital

AI summary

Pemerintah diharapkan dapat lebih bijaksana dalam menyusun kebijakan BHR.
Kesejahteraan mitra pengemudi menjadi fokus utama dalam kebijakan BHR.
Pemberian BHR bersifat voluntary dan merupakan itikad baik dari perusahaan untuk mendukung mitra mereka.
Bonus Hari Raya (BHR) akan kembali diberikan kepada mitra pengemudi dan pengantar digital pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Kabar ini disambut baik karena dianggap bisa membantu peningkatan kesejahteraan para mitra yang bekerja di sektor mobilitas dan pengantaran digital di Indonesia.Agung Yudha, Direktur Eksekutif Modantara, berharap pemerintah bijaksana dalam membuat kebijakan BHR dan membuka ruang dialog yang luas. Hal ini penting agar kebijakan yang dibuat benar-benar mempertimbangkan kemampuan ekonomi tiap perusahaan yang berbeda.Modantara juga menegaskan bahwa perusahaan aplikasi ride hailing dan pengantar digital sudah menyiapkan program BHR dengan skema yang sesuai dengan kemampuan mereka. Pemberian bonus bersifat sukarela (voluntary) dan dilakukan sebagai itikad baik untuk membantu para mitra.Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan telah mengadakan diskusi dengan berbagai pihak terkait BHR 2026 dan hasilnya sangat baik. Namun, keputusan resmi masih membutuhkan Surat Edaran Menteri sebagai pedoman resmi pemberian bonus.Secara keseluruhan, pemberian BHR diharapkan tidak hanya membantu kesejahteraan mitra pengemudi, tapi juga mempertahankan keberlangsungan industri transportasi digital yang terus berkembang di Indonesia dengan dukungan kebijakan yang tepat.

Experts Analysis

Agung Yudha
Penekanan pada dialog terbuka dan fleksibilitas skema BHR sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan mitra dan keberlangsungan bisnis platform digital.
Editorial Note
Pemberian Bonus Hari Raya secara voluntary memang merupakan langkah positif menunjang kesejahteraan mitra, namun tanpa regulasi yang kuat ada risiko ketidakmerataan perlakuan antar perusahaan. Pemerintah harus benar-benar membuka ruang dialog dan mempertimbangkan aspek ekonomi perusahaan agar kebijakan ini tidak membebani industri namun tetap mendukung pengemudi digital.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.