
Courtesy of NatureMagazine
Robot Mikroskopik Pengantar Obat Masuk Pembuluh Darah dengan Kendali Magnetik
Mengembangkan robot mikroskopik yang dapat mengantarkan obat langsung ke area yang membutuhkan di dalam tubuh secara akurat dan aman menggunakan medan magnet, sehingga dapat mengurangi efek samping obat dan meningkatkan efektivitas terapi.
13 Nov 2025, 07.00 WIB
14 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Robot mikro dapat mengirimkan obat secara efisien dan tepat sasaran.
- Teknologi ini berpotensi mengurangi efek samping dari pengobatan yang lebih umum.
- Uji coba pada hewan menunjukkan hasil yang menjanjikan sebelum diterapkan pada manusia.
Zurich, Swiss - Para peneliti telah mengembangkan robot mikroskopik berbentuk seperti butiran pasir yang dapat berenang di dalam pembuluh darah dan membawa obat ke lokasi tertentu dalam tubuh. Robot ini dikendalikan secara jarak jauh menggunakan medan magnet yang memungkinkan dokter mengarahkan pergerakannya secara tepat dengan bantuan gambar sinar-X.
Robot kecil ini terbuat dari bahan gelatin yang bisa larut dan mengandung nanopartikel besi oksida agar dapat dikendalikan secara magnetik. Dalam uji coba pada hewan seperti babi dan domba, robot ini berhasil bergerak dengan kecepatan hingga 40 sentimeter per detik serta mampu menavigasi melawan aliran darah maupun mengikuti arusnya.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa lebih dari 95% dari dosis obat yang dibawa robot berhasil sampai ke lokasi target dengan presisi tinggi, khususnya pada pembuluh darah otak. Hal ini penting untuk mengurangi efek samping yang biasanya terjadi jika obat disebarkan secara menyeluruh ke seluruh tubuh.
Keunggulan lain dari teknologi ini adalah semua komponen memiliki sifat biokompatibel sehingga aman untuk digunakan di tubuh manusia. Para peneliti meyakini bahwa teknologi ini dapat membantu mengobati penyakit serius seperti stroke dan tumor otak dengan dosis obat yang lebih kecil dan tepat sasaran.
Meskipun sejauh ini masih dalam tahap praklinis, para ahli memperkirakan bahwa robot pengantar obat dengan teknologi ini bisa mulai dipakai secara medis untuk manusia dalam waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan, asalkan uji klinis lanjutan berjalan sukses.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-025-03754-6
[1] https://nature.com/articles/d41586-025-03754-6
Analisis Ahli
Bradley Nelson
"Sistem ini menjanjikan karena sudah melalui uji coba pada model tubuh yang mirip manusia dan menggunakan material biokompatibel, sehingga peluang aplikasinya di dunia medis semakin nyata."
Wei Gao
"Meskipun masih tahap praklinis, teknologi ini menunjukkan potensi besar untuk revolusi pengantaran obat melalui robotik, tetapi perlu pengembangan agar siap untuk uji klinis manusia."
Analisis Kami
"Teknologi ini membuka masa depan pengobatan presisi dengan mengurangi penggunaan obat berlebihan yang berisiko menyebabkan efek samping serius. Namun, diperlukan pengujian klinis lanjutan untuk memastikan keamanan jangka panjang dan efektivitasnya pada manusia nyata."
Prediksi Kami
Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, robot mikroskopik pengantar obat yang dikendalikan secara jarak jauh kemungkinan akan mulai digunakan secara klinis dalam pengobatan manusia untuk terapi penyakit seperti penyumbatan akibat stroke dan tumor otak.





