
Courtesy of InterestingEngineering
Beras Sebagai Bahan Metamaterial Adaptif untuk Robot dan Perlindungan Modern
Mengembangkan metamaterial adaptif yang memanfaatkan sifat unik beras untuk menciptakan material yang dapat bereaksi otomatis terhadap kecepatan dan tekanan tanpa menggunakan elektronik, sehingga dapat dimanfaatkan dalam soft robotics dan alat pelindung adaptif.
25 Feb 2026, 06.41 WIB
45 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Beras dapat digunakan untuk menciptakan material baru yang responsif terhadap kecepatan beban.
- Metamaterial yang berbasis beras memiliki potensi besar dalam aplikasi robotika lunak dan perlindungan.
- Penelitian ini menunjukkan bahwa material umum seperti beras dapat diubah menjadi sistem cerdas melalui mekanika inherennya.
Birmingham, Inggris Raya - Penelitian terbaru mengungkap bahwa butiran beras memiliki kemampuan unik untuk berubah kekuatan tergantung pada seberapa cepat mereka dikompresi. Saat mendapatkan tekanan lambat, beras tetap kuat, namun saat tekanan cepat, beras menjadi lebih lemah karena gesekan antar butiran berkurang. Fenomena ini disebut rate softening dan memberikan inspirasi untuk pengembangan material baru.
Baca juga: Material Lunak Pintar dari HKUST Hadirkan Robot yang Bisa Merasakan dan Bergerak Arah-Spesifik
Para ilmuwan menggunakan sifat beras ini untuk menciptakan metamaterial, yaitu material yang dirancang untuk berperilaku berbeda dari bahan alami biasa. Dengan menggabungkan beras dan bahan granular lain seperti pasir yang justru menguat saat dimuat cepat, mereka membuat material yang bisa lentur, kaku, atau bahkan menekuk otomatis tergantung tekanan dan kecepatan beban.
Keistimewaan metamaterial ini adalah tidak membutuhkan sensor, elektronik, atau perangkat kontrol untuk beradaptasi. Fisikanya sendiri yang mengendalikan responnya, membuat teknologi ini sangat efisien dan praktis untuk aplikasi seperti robot lunak yang bisa lebih ringan, aman, dan fleksibel dibanding robot berbahan logam dan mekanisme rumit.
Selain membantu kemajuan robotik, material ini juga berpotensi besar digunakan dalam alat pelindung tubuh seperti helm atau pelindung lutut yang dapat menyesuaikan kekuatan perlindungan sesuai kecepatan benturan. Ini dapat mengurangi risiko cedera dengan cara yang lebih natural dan otomatis.
Penelitian ini menunjukkan bahwa bahan sehari-hari seperti beras dan pasir dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sistem pintar yang merespon gaya dan kecepatan secara alami. Temuan ini membuka jalan bagi pengembangan mesin adaptif dan perlengkapan pelindung inovatif di masa depan tanpa perlu teknologi elektronik yang rumit.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/ai-robotics/rice-robots-adaptive-metamaterials
[1] https://www.interestingengineering.com/ai-robotics/rice-robots-adaptive-metamaterials
Analisis Ahli
Dr. Mingchao Liu
"Pendekatan fisika spontan ini memungkinkan pembuatan material yang responsif dan adaptif tanpa teknologi aktif, membuka era baru dalam rekayasa material."
Analisis Kami
"Penemuan ini membuka pintu bagi revolusi dalam desain material adaptif berbasis mekanika granular yang sederhana namun cerdas. Hal ini bisa mengurangi ketergantungan pada elektronik dan sensor, menjadikan teknologi robotik dan perlindungan tubuh lebih efisien dan tahan lama."
Prediksi Kami
Di masa depan, akan banyak pengembangan produk robotik ringan dan perlindungan tubuh yang inovatif berbasis metamaterial beras, memberikan alternatif murah dan efektif tanpa elektronik yang rumit.




