Kebocoran Data CarGurus: Jutaan Pelanggan Terancam oleh Peretas ShinyHunters
Courtesy of TechCrunch

Kebocoran Data CarGurus: Jutaan Pelanggan Terancam oleh Peretas ShinyHunters

Memberikan informasi terkait kebocoran data yang dialami CarGurus serta dampak dan pelaku yang terlibat, agar pelanggan dan masyarakat dapat waspada dan mengambil langkah pengamanan yang tepat.

25 Feb 2026, 04.27 WIB
48 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pelanggaran data di CarGurus mengakibatkan pencurian informasi pribadi dari 12,5 juta akun.
  • Kelompok peretas ShinyHunters terkenal dengan teknik rekayasa sosial yang canggih.
  • Have I Been Pwned terus memantau dan melaporkan pelanggaran data di berbagai organisasi.
Tidak disebutkan, Amerika Serikat - CarGurus, situs jual beli kendaraan online, mengalami kebocoran data besar-besaran yang menyebabkan nama, email, nomor telepon, dan alamat fisik jutaan pelanggan bocor. Situs notifikasi pelanggaran data, Have I Been Pwned, melaporkan bahwa sekitar 12,5 juta akun CarGurus terkena dampaknya. Data pelanggan yang bocor juga termasuk aplikasi pembiayaan dan akun dealer.
Kelompok hacker yang diduga bertanggung jawab adalah ShinyHunters, yang dikenal ahli dalam teknik rekayasa sosial, seperti mengelabui helpdesk dengan berpura-pura menjadi pegawai yang meminta reset password. Metode ini tidak hanya digunakan pada CarGurus tapi juga berbagai organisasi besar lainnya.
ShinyHunters sebelumnya pernah membobol data lebih dari satu miliar pengguna Salesforce, dan mengklaim berhasil melakukan peretasan pada Pornhub serta perusahaan fintech Figure. Mereka memiliki reputasi sebagai kelompok peretas yang sangat berbahaya dan sistematis.
Kebocoran ini merupakan kasus kedua dalam waktu dekat yang dialami oleh perusahaan otomotif setelah insiden serupa melibatkan CarMax, di mana data lebih dari 431.000 alamat email pelanggan juga bocor akibat upaya pemerasan gagal yang dilakukan terhadap perusahaan tersebut.
Para pelanggan CarGurus diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengganti kata sandi dan memantau aktivitas akun mereka agar terhindar dari potensi penyalahgunaan data pribadi. Perusahaan juga didorong untuk memperkuat sistem keamanan dan melakukan investigasi mendalam atas kebocoran ini.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/24/cargurus-data-breach-affects-12-5-million-accounts/

Analisis Ahli

Troy Hunt
"Kebocoran data ini memperlihatkan bagaimana peretas dengan teknologi rendah bisa berhasil hanya dengan teknik rekayasa sosial, sehingga perlindungan data harus mengutamakan pelatihan dan verifikasi identitas internal."
Brian Krebs
"Kasus kebocoran data CarGurus menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan audit berkala pada sistem keamanan untuk menjaga data pelanggan di era digital yang penuh risiko ini."

Analisis Kami

"Kebocoran data di CarGurus menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki celah keamanan serius, terutama dalam menghadapi serangan rekayasa sosial yang semakin canggih. Perusahaan otomotif harus segera memperkuat protokol keamanan internal dan meningkatkan edukasi karyawan agar tidak mudah terjebak manipulasi peretas."

Prediksi Kami

Kebocoran data serupa berpotensi terus terjadi di industri otomotif jika perusahaan tidak meningkatkan keamanan dan kewaspadaan terhadap metode rekayasa sosial yang digunakan oleh peretas.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi dengan CarGurus?
A
CarGurus menjadi target pelanggaran data di mana informasi pelanggan dicuri.
Q
Siapa yang bertanggung jawab atas pelanggaran data CarGurus?
A
Pelanggaran data CarGurus dikaitkan dengan kelompok peretas ShinyHunters.
Q
Apa saja informasi yang dicuri dalam pelanggaran data ini?
A
Informasi yang dicuri termasuk nama, alamat email, nomor telepon, dan alamat fisik pelanggan.
Q
Apa hubungan antara CarGurus dan CarMax?
A
CarMax juga mengalami pelanggaran data yang dilaporkan oleh Have I Been Pwned.
Q
Apa yang dilakukan Have I Been Pwned mengenai pelanggaran data ini?
A
Have I Been Pwned melaporkan pelanggaran data dan memberikan informasi tentang jumlah akun yang terpengaruh.