Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Data Pribadi 8,4 Juta Pelanggan Zoomcar Bocor, Perusahaan Tanggap Cepat

Teknologi
Keamanan Siber
TechCrunch TechCrunch
16 Jun 2025
115 dibaca
2 menit
Data Pribadi 8,4 Juta Pelanggan Zoomcar Bocor, Perusahaan Tanggap Cepat

Rangkuman 15 Detik

Zoomcar mengalami kebocoran data yang mengakibatkan akses informasi pribadi pelanggan.
Perusahaan telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan sistemnya.
Kebocoran tidak memengaruhi operasi perusahaan secara material, menurut pernyataan Zoomcar.
Zoomcar, sebuah perusahaan penyewaan mobil berbasis di Bengaluru, India, mengalami kebocoran data besar-besaran yang melibatkan informasi pribadi 8,4 juta pelanggannya. Informasi yang bocor termasuk nama, nomor telepon, dan nomor registrasi mobil pelanggan. Perusahaan mengetahui kebocoran ini setelah karyawan menerima pesan dari peretas yang mengaku memiliki akses data tersebut. Setelah mengetahui insiden tersebut pada tanggal 9 Juni, Zoomcar segera menjalankan rencana respons insiden untuk membatasi dampak. Zoomcar menegaskan bahwa tidak ada bukti yang mengindikasikan bahwa data finansial atau kata sandi pelanggan ikut bocor. Ini memberikan sedikit rasa aman bagi pengguna layanan mereka. Untuk menangani insiden, Zoomcar telah meningkatkan pengamanan sistem, menambah pengawasan dan mengontrol kembali akses ke jaringan mereka. Mereka juga bekerja sama dengan ahli keamanan siber pihak ketiga dan telah melapor ke otoritas regulasi serta penegak hukum untuk penyelidikan lebih lanjut. Meski perusahaan sudah mulai melakukan perlindungan dan pelaporan, Zoomcar belum secara resmi menginformasikan kepada para pelanggan yang terdampak tentang kebocoran ini. Juga belum ada informasi jelas tentang siapa pelaku peretas dan motivasinya. Zoomcar sendiri adalah platform penyewaan mobil yang populer di India dan beberapa negara lainnya, dengan lebih dari 10 juta pengguna dan sekitar 25.000 armada mobil. Perusahaan ini terus beroperasi tanpa gangguan berarti meskipun insiden kebocoran data terjadi, dan terus berupaya melindungi data pelanggannya.