
Courtesy of CNBCIndonesia
Accenture Wajibkan Staf Senior Gunakan AI agar Bisa Promosi Jabatan
Mengkomunikasikan kebijakan terbaru Accenture yang mewajibkan staf senior menggunakan AI untuk promosi jabatan, sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan keterampilan AI dalam menjaga daya saing perusahaan di era teknologi canggih.
20 Feb 2026, 17.05 WIB
59 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Accenture menerapkan kebijakan penggunaan AI untuk promosi staf senior.
- Reskilling dalam kecerdasan buatan menjadi penting bagi karyawan untuk menjaga pekerjaan mereka.
- Investasi di AI dianggap berhasil dan penting untuk masa depan perusahaan.
Jakarta, Indonesia - Accenture, perusahaan konsultan global, mengeluarkan kebijakan baru yang mewajibkan para associate director dan senior manager untuk aktif menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI sebagai syarat penting promosi jabatan. Kebijakan ini bertujuan agar perusahaan tetap menjadi mitra reinvensi yang unggul dan bisa memberikan layanan terbaik kepada klien dengan dukungan AI.
Kebijakan tersebut dijelaskan dalam email internal dan menjadi bagian dari strategi Accenture untuk mengadopsi teknologi terbaru demi efektivitas layanan. Namun, aturan ini tidak berlaku bagi karyawan di 12 negara Eropa serta divisi yang menangani kontrak pemerintah Amerika Serikat, sebagai pengecualian khusus.
CEO Accenture, Julie Sweet, menegaskan bahwa peningkatan keterampilan di bidang AI menjadi fokus utama perusahaan. Dari total 780.000 karyawan secara global, sebanyak 550.000 telah mengikuti pelatihan dasar AI generatif. Mereka yang tidak melakukan reskilling di bidang ini pun terancam kehilangan pekerjaan.
Untuk mendukung peningkatan keterampilan ini, Accenture menggandeng berbagai perusahaan teknologi seperti OpenAI untuk menyediakan akses ChatGPT Enterprise, bekerja sama dengan Anthropic untuk pelatihan menggunakan Claude AI, serta berkolaborasi dengan Palantir agar stafnya mendapatkan pelatihan AI secara maksimal.
Kebijakan ini mencerminkan bagaimana pemimpin perusahaan kini menyadari pentingnya kemampuan AI dalam menghadapi masa depan bisnis yang sangat bergantung pada teknologi canggih. Meski demikian, banyak perusahaan masih belum siap sepenuhnya mengadopsi AI secara optimal dan harus segera beradaptasi.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260220133310-37-712481/geger-karyawan-dipaksa-pakai-ai-kalau-mau-naik-jabatan
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260220133310-37-712481/geger-karyawan-dipaksa-pakai-ai-kalau-mau-naik-jabatan
Analisis Ahli
Andrew Ng
"Langkah Accenture sangat tepat karena memaksa adaptasi diperlukan agar individu dan perusahaan dapat terus berinovasi dalam lingkungan yang cepat berubah oleh AI."
Fei-Fei Li
"Penting bagi perusahaan untuk menggabungkan pelatihan AI dengan pendekatan etis dan inklusif agar transformasi digital memberikan manfaat luas, tidak hanya untuk segelintir orang."
Analisis Kami
"Langkah Accenture ini memperlihatkan bagaimana dunia kerja saat ini semakin bergantung pada teknologi mutakhir, khususnya AI, sebagai kunci keberhasilan dan kelangsungan bisnis. Namun, kebijakan ini juga dapat menjadi tantangan besar bagi pekerja yang kurang adaptif dan berpotensi meningkatkan kesenjangan keterampilan di dalam perusahaan."
Prediksi Kami
Di masa depan, perusahaan konsultan global seperti Accenture akan makin menekankan penguasaan AI sebagai standar kompetensi utama, sementara perusahaan yang gagal mengikuti tren ini akan kesulitan bertahan dan berisiko kehilangan talenta maupun klien.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa kebijakan baru yang diterapkan oleh Accenture untuk staf senior?A
Accenture mewajibkan staf senior untuk aktif menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) jika ingin dipromosikan.Q
Siapa yang termasuk dalam kategori staf yang wajib menggunakan AI?A
Kebijakan ini menyasar associate director dan senior manager.Q
Apa tujuan Accenture dalam mengadopsi teknologi AI?A
Tujuan Accenture adalah menjadi mitra reinvensi pilihan bagi klien dengan dukungan AI.Q
Mengapa penting bagi karyawan Accenture untuk melakukan reskilling di bidang AI?A
Penting bagi karyawan untuk melakukan reskilling agar tidak berisiko terkena pemutusan hubungan kerja dan untuk meningkatkan keterampilan yang diperlukan.Q
Apa hasil dari investasi awal Accenture di AI menurut CEO-nya?A
CEO Accenture, Julie Sweet, menyatakan bahwa investasi awal mereka di AI telah memberikan hasil positif.



