
Courtesy of SCMP
Penemuan Tahap Stabil Sementara yang Bisa Lindungi Informasi Kuantum
Mengamati dan mengontrol tahap peralihan sementara yang stabil dalam sistem kuantum untuk mengatur kecepatan decoherence kuantum, sehingga memungkinkan pelestarian informasi kuantum yang lebih baik dan pengelolaan lingkungan kuantum yang kompleks.
20 Feb 2026, 08.23 WIB
177 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pengamatan prethermalisation menawarkan cara baru untuk memahami sistem kuantum.
- Prosesor superconducting dapat digunakan untuk mengontrol dekoherensi kuantum.
- Stabilitas sementara dalam sistem kuantum dapat meningkatkan kemampuan penyimpanan informasi.
Beijing, Tiongkok - Para ilmuwan di Tiongkok berhasil mengamati dan mengendalikan suatu fase sementara yang stabil dalam sistem kuantum menggunakan prosesor kuantum superkonduktor bernama ‘Chuang-tzu 2.0’ dengan 78 qubit. Fase ini dikenal sebagai prethermalisation dan merupakan tahap peralihan penting dalam evolusi sistem kuantum setelah terganggu.
Jika sistem kuantum terganggu, energi dan informasi di dalamnya tersebar hingga merata, mirip seperti ayunan yang setelah digerakkan akan berhenti. Ini menimbulkan masalah besar dalam komputasi kuantum karena informasi yang berubah terlalu cepat akan sulit disimpan dan diakses kembali dengan akurat.
Sebelumnya, asal usul dan durasi proses ini sulit diprediksi oleh komputer klasik karena kompleksitas sistem kuantum yang sangat tinggi. Namun dalam studi ini, para peneliti berhasil menemukan bahwa ada fase peralihan yang sementara dan relatif stabil sebelum sistem mencapai keseimbangan.
Kemampuan untuk mengendalikan kecepatan evolusi kuantum ini sangat penting bagi pengembangan teknologi kuantum. Dengan memanfaatkan kondisi prethermalisation, informasi kuantum dapat dipertahankan lebih lama, sehingga meningkatkan efektivitas komputasi dan pengolahan data kuantum.
Penemuan ini bukan hanya membuka jalan untuk kemajuan teknologi kuantum, tetapi juga memberikan alat baru bagi para peneliti dalam mengelola dan memanipulasi sistem kuantum yang kompleks, yang sebelumnya sulit untuk dikendalikan secara presisi.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3344006/chinese-scientists-put-quantum-chaos-slow-motion?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3344006/chinese-scientists-put-quantum-chaos-slow-motion?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
John Preskill
"Pengamatan langsung tahap prethermalisation menandai terobosan penting dalam pemahaman dinamika kuantum yang kompleks, yang akan sangat memperkuat kemampuan teknologi kuantum dalam waktu dekat."
Analisis Kami
"Penemuan ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengendalian dinamika sistem kuantum yang selama ini menjadi kendala utama. Dengan kemampuan mengatur decoherence, riset ini membuka pintu menuju revolusi teknologi komputasi kuantum yang lebih praktis dan efisien."
Prediksi Kami
Penemuan dan pengendalian tahap prethermalisation akan mempercepat pengembangan komputer kuantum yang lebih stabil dan dapat diandalkan, sehingga memperluas aplikasi teknologi kuantum di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu prethermalisation dalam sistem kuantum?A
Prethermalisation adalah tahap transisi kritis dalam sistem kuantum yang dapat diamati dan dimanipulasi.Q
Mengapa dekoherensi kuantum menjadi tantangan dalam komputasi kuantum?A
Dekoherensi kuantum menjadi tantangan karena informasi dalam sistem kuantum dapat hilang jika sistem terganggu dan berubah terlalu cepat.Q
Apa yang dilakukan oleh prosesor Chuang-tzu 2.0?A
Prosesor Chuang-tzu 2.0 digunakan untuk mengamati dan memanipulasi prethermalisation, sehingga memungkinkan peneliti untuk mengatur kecepatan dekoherensi.Q
Siapa yang melakukan penelitian ini dan di mana?A
Penelitian ini dilakukan oleh ilmuwan dari Institut Fisika Akademi Ilmu Pengetahuan Cina.Q
Apa implikasi dari pengamatan ini untuk penyimpanan informasi kuantum?A
Implikasi dari pengamatan ini adalah memberikan alat yang mungkin untuk mempertahankan informasi kuantum dalam lingkungan yang kompleks.




