
Courtesy of SCMP
Terobosan Kontrol Fase Prethermalisation Dalam Sistem Komputasi Kuantum
Menemukan dan mengendalikan fase pretermalisation yang bersifat sementara dan stabil pada sistem kuantum untuk memperlambat dan mengatur proses decoherence, sehingga membuka kemungkinan baru dalam pelestarian informasi kuantum.
20 Feb 2026, 05.00 WIB
53 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penelitian ini berhasil mengamati prethermalisation dalam sistem kuantum.
- Prosesor Chuang-tzu 2.0 memungkinkan pengendalian dekoherensi kuantum.
- Hasil penelitian ini memberikan harapan untuk penyimpanan informasi kuantum yang lebih baik.
Beijing, Republik Rakyat Tiongkok - Peneliti di China telah berhasil mengamati dan mengontrol sebuah tahap sementara dalam sistem kuantum yang disebut prethermalisation menggunakan prosesor superconducting dengan 78 qubit bernama Chuang-tzu 2.0. Tahap ini terjadi sebelum sistem kuantum mengalami decoherence atau kehilangan informasi penting.
Ketika sistem kuantum terganggu, biasanya ia akan cepat kembali ke keadaan seimbang dan membuat informasi sulit disimpan. Prethermalisation adalah fase transisi yang bertahan cukup lama dan dapat diatur, memberikan peneliti waktu untuk mengelola informasi kuantum tersebut.
Eksperimen ini memungkinkan peneliti untuk mengatur kecepatan decoherence, yang selama ini sulit diprediksi dan dikendalikan, bahkan dengan bantuan komputer klasik. Hal ini sangat penting untuk pengembangan komputer kuantum di masa depan.
Dengan mengendalikan fase prethermalisation, tantangan utama di komputasi kuantum yang berkaitan dengan kestabilan informasi perlahan bisa diatasi, membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi kuantum yang lebih efisien dan dapat diandalkan.
Penemuan ini merupakan langkah besar dalam riset kuantum yang dapat mempercepat kemajuan teknologi komputasi global dan memperluas kemampuan penyimpanan serta pemrosesan data kuantum dalam skala besar.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3344006/chinese-scientists-put-quantum-chaos-slow-motion?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3344006/chinese-scientists-put-quantum-chaos-slow-motion?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
John Preskill
"Pengamatan prethermalisation menunjukkan kemajuan nyata dalam memahami dinamika non-ekuilibrium sistem kuantum, yang sangat penting untuk pengembangan kuantum teknologi."
Mikhail Lukin
"Kemampuan mengendalikan tahap prethermalisation dapat menjadi fondasi untuk mengatasi decoherence, yang selama ini menjadi penghambat utama dalam skalabilitas dan performa komputer kuantum."
Analisis Kami
"Penemuan pengendalian prethermalisation merupakan terobosan penting yang bisa menjadi kunci untuk mengatasi masalah utama dalam komputasi kuantum, yaitu decoherence yang cepat. Dengan kontrol ini, masa depan komputasi kuantum bisa lebih cerah karena kestabilan informasi makin terjamin dan riset dapat berjalan lebih efisien."
Prediksi Kami
Penelitian ini akan membuka jalan bagi pengembangan teknologi komputasi kuantum yang lebih handal dengan kemampuan mempertahankan informasi kuantum lebih lama, sehingga mempercepat kemajuan dalam komputasi kuantum praktis.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diamati oleh ilmuwan Cina dalam penelitian mereka?A
Ilmuwan Cina mengamati dan memanipulasi prethermalisation, sebuah keadaan transisi dalam sistem kuantum.Q
Apa itu prethermalisation dalam konteks sistem kuantum?A
Prethermalisation adalah tahap transisi sementara yang relatif stabil dalam evolusi sistem kuantum.Q
Mengapa dekoherensi kuantum menjadi tantangan dalam komputasi kuantum?A
Dekoherensi kuantum menjadi tantangan karena informasi harus tetap utuh, dan perubahan yang terlalu cepat dapat menyulitkan penyimpanan dan pengambilan hasil komputasi.Q
Apa peran Chuang-tzu 2.0 dalam penelitian ini?A
Chuang-tzu 2.0 memungkinkan ilmuwan untuk mengendalikan kecepatan dekoherensi kuantum, yang penting untuk manajemen lingkungan kuantum yang kompleks.Q
Apa yang dilaporkan oleh Institut Fisika Akademi Ilmu Pengetahuan Cina?A
Institut Fisika Akademi Ilmu Pengetahuan Cina melaporkan pengamatan mereka tentang prethermalisation dalam jurnal Nature.




