Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Willow dan Tim Internasional Temukan Fase Materi Kuantum Baru yang Eksotik

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (6mo ago) physics-and-chemistry (6mo ago)
11 Sep 2025
208 dibaca
2 menit
Google Willow dan Tim Internasional Temukan Fase Materi Kuantum Baru yang Eksotik

Rangkuman 15 Detik

Penemuan fase eksotik baru menunjukkan potensi besar dalam studi materi kuantum.
Komputer kuantum dapat digunakan sebagai laboratorium untuk mengeksplorasi fase-fase baru yang tidak dapat dicapai dengan metode klasik.
Penelitian ini membuka babak baru dalam simulasi kuantum dan pemahaman fisika materi.
Ilmuwan dari Technical University of Munich, Princeton University, dan Google Quantum AI berhasil mengamati fase materi yang sangat eksotik dan belum pernah terlihat sebelumnya menggunakan komputer kuantum Google Willow yang punya 58 qubit. Fase materi ini disebut sebagai fase Floquet topologi, sebuah kondisi yang hanya muncul saat sistem kuantum digerakkan dengan pola waktu yang berulang dan tidak berada dalam keadaan setimbang seperti pada materi biasa. Berbeda dengan fase materi konvensional, fase ini terjadi pada kondisi non-ekuilibrium di mana sifat-sifat materi berubah secara dinamis seiring waktu. Eksperimen ini menandai kemajuan penting karena sebelumnya fase seperti ini hanya diprediksi lewat teori tetapi belum pernah dibuktikan secara langsung lewat percobaan laboratorium apapun. Dalam penelitiannya, tim menggunakan algoritma interferometri khusus untuk mempelajari struktur topologi dari fase baru ini dan memvisualisasikan transformasi dinamis partikel-partikel eksotik yang menjadi ciri khas dari fase ini. Kemampuan ini hanya dapat dilakukan dengan teknologi komputer kuantum yang mampu beroperasi di luar batas simulasi komputer klasik. Selain kontribusinya pada fisika dasar, komputer kuantum seperti Willow memiliki kapasitas komputasi yang sangat besar dan kecepatan luar biasa, bahkan telah memproses tugas yang butuh waktu yang tidak masuk akal untuk komputer biasa, yang sempat memicu diskusi terkait teori multiverse. Kini komputer ini juga berperan sebagai laboratorium untuk menemukan sifat-sifat kuantum baru. Para peneliti percaya bahwa studi ini membuka babak baru dalam simulasi kuantum dan riset materi di luar keseimbangan. Penemuan ini juga diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi kuantum masa depan sekaligus meningkatkan pemahaman kita tentang berbagai fenomena fisika kuantum yang sangat rumit dan belum terungkap sebelumnya.

Analisis Ahli

Melissa Will
Komputer kuantum bukan hanya perangkat komputasi, melainkan platform eksperimen yang dapat menemukan fase materi baru yang sulit disimulasikan dengan komputer klasik.