Pomodo

Meta Fokus Kembangkan Horizon Worlds Berbasis Mobile Setelah Gagal di Metaverse VR

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
TheVerge TheVerge
20 Feb 2026
141 dibaca
2 menit
Meta Fokus Kembangkan Horizon Worlds Berbasis Mobile Setelah Gagal di Metaverse VR
Rangkuman 15 Detik
Meta mengalihkan fokus Horizon Worlds ke mobile untuk bersaing dengan platform lain.
Strategi baru berfokus pada dukungan untuk pengembang pihak ketiga dalam perangkat lunak VR.
Mark Zuckerberg melihat AI sebagai masa depan media sosial dan pengalaman pengguna.
Meta baru-baru ini mengumumkan perubahan strategi besar untuk platform sosial 3D mereka, Horizon Worlds. Setelah menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan metaverse berbasis realitas virtual (VR), Meta kini akan lebih fokus pada versi mobile di samping tetap memproduksi perangkat keras VR. Langkah ini diambil agar Horizon Worlds bisa lebih bersaing dengan platform populer seperti Roblox dan Fortnite yang juga melayani pengalaman sosial game di ponsel. Perubahan ini mengikuti pemangkasan sekitar 10% karyawan di divisi Reality Labs Meta, serta penutupan beberapa studio VR dan penghentian proyek VR yang kurang menggairahkan seperti aplikasi fitness Supernatural. VP Reality Labs, Samantha Ryan, menyatakan bahwa pengguna VR sebagian besar menggunakan aplikasi pihak ketiga, sehingga Meta menggeser fokus agar lebih mendukung pengembang eksternal dan peralatan hardware baru yang akan datang. Horizon Worlds, yang awalnya dikembangkan untuk headset VR Quest, akan segera bertransformasi menjadi platform yang lebih mengedepankan pengguna ponsel. Dengan langkah ini, Meta berharap dapat menjangkau pasar yang jauh lebih besar, mengingat akses ponsel cenderung lebih luas dibandingkan pengguna VR yang relatif terbatas. Platform ini akan tetap menawarkan game sosial yang disinkronkan secara real-time serta mudah diakses oleh jutaan orang di jejaring sosial Meta. Sementara itu, CEO Meta Mark Zuckerberg telah menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan menjadi fokus berikutnya dalam sosial media yang dapat menggabungkan game 3D dan 2D yang dapat dibagikan antar pengguna. Horizon Worlds dipandang cocok untuk mewujudkan visi ini sebagai versi 3D yang imersif, menandai bahwa masa depan Meta lebih pada penggabungan konten AI dan pengalaman sosial yang interaktif. Meski demikian, Meta tetap berkomitmen pada pengembangan hardware VR dengan roadmap produk headset baru yang ditujukan untuk berbagai segmen pasar. Produk baru tersebut kemungkinan akan dijual dengan harga lebih mahal, menandakan Meta fokus membidik pangsa pasar premium VR sambil terus memanfaatkan kemampuan jaringan sosial besar miliknya untuk menghadirkan konten dan game bagi para pengguna di seluruh dunia.

Analisis Ahli

Matthew Ball
Meta's shift is a realistic acknowledgment of the challenges in VR adoption and the need to compete in mobile social gaming to stay relevant.
Jaron Lanier
While Meta's hardware focus is important, true metaverse success depends on creating genuinely engaging and accessible social experiences, which mobile platforms can facilitate better at present.