Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Hentikan Lisensi Sistem Operasi VR untuk Fokus Kembangkan Perangkat Sendiri

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (4mo ago) gadgets-and-wearable (4mo ago)
18 Des 2025
288 dibaca
1 menit
Meta Hentikan Lisensi Sistem Operasi VR untuk Fokus Kembangkan Perangkat Sendiri

Rangkuman 15 Detik

Meta telah menghentikan program lisensi untuk fokus pada produk mereka sendiri.
Perusahaan berencana untuk mengalihkan investasi dari metaverse ke teknologi AI.
Peluncuran kacamata realitas campuran Meta telah ditunda hingga 2027.
Meta awalnya merilis program lisensi untuk Quest OS, yang kemudian dinamai ulang menjadi Horizon OS, dengan tujuan memungkinkan perusahaan lain seperti Lenovo dan Asus membuat headset VR menggunakan sistem operasi tersebut. Langkah ini diambil untuk memperluas pilihan konsumen dan memperbesar ekosistem perangkat lunak bagi pengembang. Namun, kini Meta memutuskan untuk menghentikan sementara program lisensi tersebut. Dalam pernyataannya, Meta menyatakan ingin fokus membangun perangkat keras dan perangkat lunak milik sendiri yang berkualitas tinggi guna mendorong perkembangan pasar VR lebih lanjut. Keputusan ini mengikuti beberapa perubahan lainnya di Meta, termasuk penundaan peluncuran kacamata mixed reality yang diberi kode 'Phoenix' dari jadwal semula pada paruh kedua 2026 menjadi paruh pertama 2027. Meta juga dilaporkan mengurangi anggaran untuk proyek metaverse hingga sepertiga di tahun depan dan mengalihkan sebagian investasi mereka ke pengembangan AI serta perangkat wearable seperti kacamata pintar. Ke depan, Meta akan terus memantau peluang untuk berkolaborasi dengan produsen perangkat pihak ketiga, namun mereka lebih memilih untuk memastikan produk mereka sendiri matang dan unggul terlebih dahulu sebelum membuka kemitraan lebih luas.

Analisis Ahli

Jared Newman (Tech Analyst)
Meta tampaknya sedang mengkonsolidasikan sumber dayanya untuk memastikan mereka memimpin pasar VR dengan produk berkualitas tinggi sebelum membuka lisensi yang lebih luas lagi.
Rohit Prasad (AI Researcher)
Peralihan anggaran ke AI dan perangkat wearable menunjukkan bahwa Meta melihat masa depan yang lebih besar di teknologi cerdas yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari daripada hanya fokus pada metaverse VR.