
Courtesy of TechCrunch
Perusahaan Pinjaman Blockchain Figure Alami Kebocoran Data Akibat Serangan Hacker
Memberikan informasi terkait kebocoran data yang dialami Figure Technology dan dampaknya terhadap pelanggan serta tindakan yang diambil perusahaan untuk menangani kejadian ini.
14 Feb 2026, 04.02 WIB
210 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pelanggaran data dapat terjadi akibat serangan sosial engineering.
- Perusahaan perlu memberikan pemantauan kredit kepada individu yang terpengaruh oleh kebocoran data.
- Kampanye peretasan dapat menyasar berbagai organisasi, termasuk universitas terkemuka.
tidak disebutkan, Amerika Serikat - Figure Technology adalah sebuah perusahaan pinjaman yang menggunakan teknologi blockchain. Baru-baru ini, perusahaan ini mengumumkan bahwa mereka mengalami kebocoran data akibat peretasan yang dimulai dengan serangan rekayasa sosial terhadap salah satu karyawan mereka.
Para hacker berhasil mencuri sejumlah file yang berisi data penting pelanggan, seperti nama lengkap, alamat rumah, tanggal lahir, dan nomor telepon. Kelompok peretas yang dikenal sebagai ShinyHunters mengambil tanggung jawab serangan ini dan mempublikasikan data yang dicuri di situs gelap setelah meminta tebusan yang ditolak oleh perusahaan.
Para korban dari serangan ini termasuk pelanggan yang menggunakan penyedia layanan single sign-on bernama Okta. Serangan yang sama juga menargetkan institusi besar seperti Harvard University dan University of Pennsylvania.
Untuk mengatasi situasi ini, Figure Technology menjalin komunikasi dengan mitra serta individu yang terdampak dan menawarkan bantuan berupa pengawasan kredit gratis agar mereka dapat memantau kemungkinan penyalahgunaan data pribadi.
Kasus ini menunjukkan pentingnya peningkatan keamanan siber khususnya pada perusahaan fintech dan layanan single sign-on karena serangan semacam ini bisa berdampak luas pada data pribadi pengguna yang rentan dieksploitasi.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/13/fintech-lending-giant-figure-confirms-data-breach/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/13/fintech-lending-giant-figure-confirms-data-breach/
Analisis Ahli
Brian Krebs (jurnalis keamanan siber)
"Insiden ini mempertegas bahwa penyedia layanan Single Sign-On seperti Okta menjadi target utama karena akses yang luas, sehingga perlindungan multi-faktor dan pelatihan pengguna harus lebih ditingkatkan."
Analisis Kami
"Kasus ini menunjukkan betapa rapuhnya keamanan data perusahaan fintech meski berbasis teknologi blockchain, yang sebenarnya memiliki reputasi aman. Sosial engineering masih menjadi celah paling mudah dimanfaatkan hacker, mengindikasikan bahwa pelatihan keamanan siber untuk karyawan perlu diperkuat secara signifikan."
Prediksi Kami
Pelanggaran data ini kemungkinan akan memicu investigasi lebih jauh terkait keamanan siber di perusahaan fintech dan penyedia Single Sign-On seperti Okta, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan social engineering.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan Figure Technology?A
Figure Technology mengalami pelanggaran data yang disebabkan oleh serangan sosial engineering.Q
Bagaimana peretas berhasil mencuri data dari Figure Technology?A
Peretas berhasil mencuri data setelah seorang karyawan ditipu melalui serangan sosial engineering.Q
Apa jenis data yang dicuri dalam pelanggaran ini?A
Data yang dicuri termasuk nama lengkap pelanggan, alamat rumah, tanggal lahir, dan nomor telepon.Q
Siapa yang mengklaim bertanggung jawab atas pelanggaran data ini?A
Kelompok peretas ShinyHunters mengklaim bertanggung jawab atas pelanggaran data ini.Q
Universitas mana saja yang juga menjadi korban kampanye peretasan ini?A
Universitas Harvard dan University of Pennsylvania juga menjadi korban dalam kampanye peretasan ini.



