
Courtesy of TechCrunch
Ricursive Intelligence: Revolusi AI dalam Mendesain Chip untuk Masa Depan Cerdas
Mengembangkan platform AI yang dapat mendesain chip secara cepat dan otomatis untuk mempercepat kemajuan AI serta meningkatkan efisiensi perangkat keras bagi produsen chip besar.
17 Feb 2026, 00.00 WIB
117 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Ricursive Intelligence bertujuan untuk merombak proses desain chip dengan menggunakan AI.
- Pendiri Anna Goldie dan Azalia Mirhoseini memiliki latar belakang yang kuat di bidang AI dan desain chip.
- Inovasi dalam desain chip dapat mempercepat kemajuan AI dan efisiensi sumber daya.
Palo Alto, Amerika Serikat - Ricursive Intelligence adalah startup yang didirikan oleh dua ahli AI terkenal, Anna Goldie dan Azalia Mirhoseini, yang telah bekerja bersama di Google Brain dan Anthropic. Mereka fokus pada pengembangan platform AI yang dapat mendesain chip komputer jauh lebih cepat dibanding metode tradisional yang memerlukan waktu tahunan.
Inovasi mereka dimulai dari proyek Alpha Chip di Google Brain yang mampu menyelesaikan desain chip dalam hitungan jam. Keberhasilan ini menarik perhatian besar investor besar dan produsen chip terkemuka, termasuk Nvidia, AMD, dan Intel, yang kini menjadi pelanggan dan investor Ricursive.
Platform Ricursive menggunakan algoritma pembelajaran mendalam yang terus belajar dari desain chip sebelumnya sehingga setiap desain yang dibuat semakin efisien dan cepat. Mereka juga memanfaatkan Large Language Models (LLM) untuk menyempurnakan seluruh proses mulai dari penempatan komponen hingga verifikasi desain.
Tujuan akhirnya adalah memungkinkan AI merancang chip yang mendukung kemajuan teknologi AI itu sendiri, mempercepat evolusi kecerdasan buatan dan membuat perangkat keras menjadi lebih hemat energi dan lebih sesuai kebutuhan model AI terbaru.
Dengan pendanaan sebesar Rp 5.01 triliun ($300 juta) pada valuasi Rp 66.80 triliun ($4 miliar) yang baru saja diraih, Ricursive sangat berpotensi mengubah paradigma industri chip sekaligus mempercepat kemajuan dalam berbagai bidang teknologi yang bergantung pada AI.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/16/how-ricursive-intelligence-raised-335m-at-a-4b-valuation-in-4-months/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/16/how-ricursive-intelligence-raised-335m-at-a-4b-valuation-in-4-months/
Analisis Ahli
Jeff Dean
"Menyebut proyek Alpha Chip sebagai 'chip circuit training' merupakan pengakuan atas kreativitas dan integrasi unik antara kebiasaan pribadi dan kerja teknis yang berdampak besar pada desain chip AI."
Analisis Kami
"Ricursive Intelligence memanfaatkan pengalaman mendalam dan inovasi AI untuk memecahkan masalah fundamental dalam industri chip yang sudah lama stagnan. Jika berhasil, ini bisa merombak cara industri chip beroperasi, mempercepat inovasi teknologi dan memungkinkan terobosan baru dalam kecerdasan buatan."
Prediksi Kami
Ricursive akan menjadi pionir dalam otomatisasi desain chip menggunakan AI, menarik banyak pelanggan besar dari industri semikonduktor dan mempercepat pengembangan perangkat keras AI yang lebih efisien dan kuat di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa pendiri Ricursive Intelligence?A
Pendiri Ricursive Intelligence adalah Anna Goldie dan Azalia Mirhoseini.Q
Apa tujuan dari Ricursive Intelligence?A
Tujuan Ricursive Intelligence adalah untuk mengembangkan alat AI yang dapat mempercepat dan otomatisasi desain chip.Q
Apa itu Alpha Chip dan bagaimana cara kerjanya?A
Alpha Chip adalah alat AI yang mampu menghasilkan layout chip berkualitas tinggi dalam waktu sekitar enam jam, belajar dari pengalaman sebelumnya.Q
Mengapa Nvidia berinvestasi di Ricursive Intelligence?A
Nvidia berinvestasi di Ricursive Intelligence karena mereka melihat potensi dalam inovasi alat desain chip yang dapat mempercepat proses pembuatan chip.Q
Apa yang ingin dicapai oleh Ricursive dalam konteks AI dan desain chip?A
Ricursive ingin mencapai desain chip yang lebih efisien untuk mendukung pertumbuhan AI dan berkontribusi pada tujuan mencapai kecerdasan umum buatan.


