
Courtesy of TechCrunch
Ricursive Raih Dana Besar untuk Chip AI yang Bisa Perbaiki Diri Sendiri
Menginformasikan tentang pendanaan terbaru dan perkembangan teknologi startup Ricursive Intelligence yang mengembangkan sistem AI untuk mendesain dan meningkatkan chip AI secara otomatis, serta memberikan gambaran tentang persaingan dan tren di industri AI chip.
27 Jan 2026, 07.13 WIB
26 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Ricursive Intelligence berfokus pada pengembangan AI untuk desain chip.
- Startup ini telah berhasil menarik perhatian investor besar dan mengumpulkan dana yang signifikan.
- Pendiri Ricursive memiliki pengalaman yang kuat di bidang teknologi chip dan AI.
Ricursive Intelligence adalah sebuah startup yang fokus mengembangkan sistem AI yang dirancang khusus untuk membuat dan memperbaiki chip AI secara otomatis. Mereka baru saja mendapat pendanaan besar sebesar 300 juta dolar AS dengan valuasi mencapai 4 miliar dolar AS, yang dipimpin oleh Lightspeed, sebuah perusahaan modal ventura ternama.
Sistem yang dikembangkan Ricursive memiliki kemampuan unik untuk membuat lapisan substrat silikon yang berperan penting dalam chip, sehingga mampu mempercepat proses peningkatan kualitas chip AI. Para pendiri startup ini berharap teknologi mereka dapat terus menerus berkembang otomatis sampai akhirnya mendukung terciptanya kecerdasan buatan umum atau AGI.
Startups ini didirikan oleh dua mantan peneliti Google, Anna Goldie sebagai CEO dan Azalia Mirhoseini sebagai CTO. Mereka sebelumnya telah mengembangkan metode pembelajaran penguatan baru bernama AlphaChip, yang telah digunakan dalam empat generasi chip TPU Google. Ini menunjukkan pengalaman teknis yang kuat di balik Ricursive.
Selain Ricursive, ada beberapa startup lain yang juga mengejar visi serupa, seperti Recursive yang didirikan oleh peneliti NLP terkenal Richard Socher, dan Unconventional AI yang didirikan oleh Naveen Rao, yang juga memperoleh pendanaan besar dalam waktu terakhir. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan persaingan dalam industri chip AI cerdas.
Baca juga: Quadric Dorong AI On-Device untuk Kurangi Ketergantungan Cloud dan Kuatkan Kedaulatan Digital
Dengan kemajuan ini, teknologi chip yang dapat memperbaiki dan mengoptimalisasi dirinya sendiri diprediksi akan membawa perubahan besar dalam dunia teknologi, mempercepat pengembangan AI dan membuka jalan menuju sistem AI yang lebih cerdas dan mandiri di masa depan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/26/ai-chip-startup-ricursive-hits-4b-valuation-two-months-after-launch/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/26/ai-chip-startup-ricursive-hits-4b-valuation-two-months-after-launch/
Analisis Ahli
Andrew Ng
"Otomatisasi desain chip AI merupakan lompatan besar yang memungkinkan peningkatan performa tanpa batasan manusia, sangat krusial untuk masa depan AI yang mandiri."
Fei-Fei Li
"Pendekatan Ricursive menunjukkan bagaimana AI dapat diterapkan bukan hanya sebagai alat tapi juga sebagai pencipta inovasi teknologi baru, termasuk hardware yang mendasari sistem AI."
Analisis Kami
"Pendekatan Ricursive sangat revolusioner karena menggabungkan reinforcement learning untuk desain chip yang otomatis dan berkelanjutan, sebuah langkah maju signifikan dibandingkan metode konvensional. Namun, tantangan utama mereka tetap dalam mengatasi kerumitan manufaktur chip fisik dan integrasi sistem AI yang sangat canggih itu sendiri."
Prediksi Kami
Pengembangan chip AI yang dapat mendesain dan meningkatkan dirinya sendiri akan semakin mempercepat kemajuan teknologi AI, kemungkinan mempercepat tercapainya kecerdasan buatan umum (AGI) dalam waktu dekat.



