TLDR
HoloRadar memungkinkan robot untuk melihat di sekitar sudut, meningkatkan keselamatan. Sistem ini menggunakan gelombang radio, yang efektif bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah. HoloRadar melengkapi sensor yang ada seperti LiDAR, memberikan lapisan persepsi tambahan bagi robot dan kendaraan otonom. Para peneliti dari Penn Engineers telah mengembangkan sebuah sistem baru bernama HoloRadar yang membantu robot dan kendaraan otonom untuk 'melihat' di balik sudut menggunakan gelombang radio yang diproses oleh kecerdasan buatan. Hal ini sangat berguna terutama di lingkungan dalam ruangan seperti gudang dan pabrik yang penuh hambatan.HoloRadar bekerja dengan memanfaatkan gelombang radio yang memiliki panjang gelombang lebih besar dibandingkan cahaya tampak, sehingga dinding dan permukaan halus lainnya bisa memantulkan sinyal radio seperti cermin. Hal ini memungkinkan robot untuk memetakan objek dan orang yang tidak terlihat secara langsung.Berbeda dengan teknologi sebelumnya yang mengandalkan cahaya sehingga terbatas oleh kondisi pencahayaan, HoloRadar dapat berfungsi dengan baik dalam gelap dan pencahayaan yang berubah-ubah. Ini memberi keuntungan besar untuk keamanan dan keandalan penginderaan.Sistem ini tidak menggantikan sensor yang sudah ada seperti LiDAR, melainkan melengkapinya dengan menambahkan lapisan persepsi ekstra. Dengan demikian, robot dan kendaraan otonom bisa mendapat informasi lebih awal tentang potensi bahaya di area yang tersembunyi, sehingga bisa mengambil keputusan lebih aman.Saat ini, HoloRadar sudah diuji pada robot bergerak di koridor dan sudut bangunan, yang berhasil memetakan dinding, lorong, dan orang di luar pandangan langsung. Rencana ke depan adalah memperluas penggunaannya di luar ruangan, seperti di persimpangan jalan dan situasi urban yang lebih dinamis.