Berapa Lama Planet Bisa Bertahan? Siklus Hidup dan Akhir dari Planet di Alam Semesta
Courtesy of LiveScience

Berapa Lama Planet Bisa Bertahan? Siklus Hidup dan Akhir dari Planet di Alam Semesta

Menjelaskan siklus hidup planet dan bagaimana durasi hidup planet sangat dipengaruhi oleh jenis bintang yang mereka orbit, serta faktor internal planet itu sendiri yang dapat menentukan kelangsungan atau akhir kehidupan planet.

15 Feb 2026, 17.00 WIB
225 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Planet memiliki siklus kehidupan yang unik, dimulai dari pembentukan hingga perubahan kondisi yang signifikan.
  • Bintang kerdil merah dapat mendukung keberlangsungan planet dalam jangka waktu yang sangat lama.
  • Besar dan jenis bintang yang mengorbit mempengaruhi masa hidup planet dan kondisi lingkungan mereka secara drastis.
Bordeaux, Prancis - Planet terbentuk dari partikel debu yang sangat kecil di sekitar bintang muda, yang kemudian bertumbuh melalui serangkaian tumbukan besar. Planet gas raksasa, seperti Jupiter dan Saturnus, muncul dari inti berbatu besar yang kemudian mengumpulkan gas dari piringan di sekitar bintang mereka. Sedangkan planet berbatu seperti Bumi melewati fase bertumbukan besar setelah gas di sekitar bintang menghilang.
Tidak mudah untuk menentukan kapan planet berakhir. Beberapa ilmuwan mengatakan planet berakhir ketika benar-benar hancur, sementara yang lain menyebutnya berakhir ketika kondisi planet berubah secara drastis dari keadaan aslinya, seperti perubahan iklim yang membuat planet tidak lagi mendukung kehidupan seperti dahulu.
Bumi akan menghadapi 'kematian' yang terkait dengan evolusi Matahari. Sekitar 5 miliar tahun mendatang, Matahari akan kehabisan bahan bakar hidrogen dan berubah menjadi raksasa merah, yang pada akhirnya mungkin akan menelan Bumi. Sebelum itu, peningkatan intensitas sinar Matahari akan menyebabkan penguapan lautan dan membuat Bumi tidak lagi layak huni.
Planet yang mengorbit bintang katai merah bisa memiliki umur yang jauh lebih panjang dibandingkan dengan Bumi karena bintang ini hidup selama triliunan tahun. Namun, aktivitas geologi internal planet tersebut, misalnya proses konveksi mantel dan pencairan mantel, memiliki batas waktu yang bisa menyebabkan kematian planet jauh sebelum bintang induknya berakhir.
Planet gas besar bisa kehilangan atmosfer mereka jika terlalu dekat dengan bintang dan terkena radiasi kuat. Seiring waktu, planet bisa mengalami perubahan besar dalam kondisi dan bahkan mungkin terlontar dari orbitnya atau terbentur objek lain di galaksi, dan pada akhirnya berkelana di ruang antarbintang selamanya.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/planets/how-long-do-most-planets-last

Analisis Ahli

Sean Raymond
"Menerangkan bagaimana planet terbentuk dari partikel kecil dan bagaimana kehidupan planet seperti Bumi akan terpengaruh oleh evolusi Matahari."
Matthew Reinhold
"Menjelaskan kompleksitas definisi akhir sebuah planet dan mengembangkan model terkait bagaimana proses internal planet dapat menjadi faktor utama dalam kematiannya."

Analisis Kami

"Penting untuk menganggap planet bukan hanya sebagai benda mati yang terikat pada masa hidup bintang mereka, melainkan sebagai sistem dinamis dengan proses internal yang kompleks yang bisa mengakhiri kehidupan planet lebih dahulu. Pendekatan multidisiplin yang memadukan astrofisika dengan geologi planet harus menjadi fokus utama dalam studi tentang habitabilitas dan umur planet."

Prediksi Kami

Di masa depan, banyak planet berbatu yang mengorbit bintang katai merah akan 'mati' akibat proses internal seperti berhentinya aktivitas geologi jauh sebelum bintang induknya mencapai akhir siklus hidupnya.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan siklus kehidupan planet?
A
Siklus kehidupan planet adalah proses di mana planet terbentuk dari debu mikro, tumbuh melalui tabrakan, dan akhirnya mengalami perubahan kondisi atau kehancuran.
Q
Berapa lama umur rata-rata planet seperti Bumi?
A
Umur rata-rata planet seperti Bumi diperkirakan sekitar 9,5 miliar tahun.
Q
Apa peran bintang kerdil merah dalam keberlangsungan planet?
A
Bintang kerdil merah memiliki masa hidup yang sangat panjang, yang memungkinkan planet yang mengorbitnya bertahan dalam kondisi habitable selama miliaran tahun.
Q
Mengapa bintang A-Tipe Putih memiliki masa hidup yang lebih pendek?
A
Bintang A-Tipe Putih menggunakan bahan bakar nuklir mereka lebih cepat, sehingga memiliki masa hidup antara 100 juta hingga 1 miliar tahun.
Q
Apa yang dapat menyebabkan perubahan kondisi planet seiring waktu?
A
Perubahan kondisi planet dapat disebabkan oleh proses internal seperti aktivasi geologi atau oleh radiasi yang kuat dari bintang yang mengorbit.