TLDR
Penelitian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam komunikasi kuantum jarak jauh. Penggunaan teknologi yang dapat diproduksi secara industri membuat jaringan kuantum lebih terjangkau. Penghapusan node relay dapat mengurangi kerentanan dan meningkatkan kemampuan jaringan. Para ilmuwan dari Peking University di China berhasil mengembangkan teknologi yang dapat memungkinkan komunikasi kuantum yang aman hingga jarak 2.300 mil atau 3.700 kilometer. Ini merupakan pencapaian penting karena komunikasi kuantum selama ini sulit dijalankan pada jarak jauh menggunakan kabel serat optik yang ada.Teknologi komunikasi kuantum saat ini biasanya mengandalkan node relay yang dipercaya untuk meneruskan kunci kuantum, namun penggunaan node ini membuka potensi keamanan dan jaringan hanya dapat melayani satu pengguna sekaligus. Tim peneliti ini berhasil menghilangkan node relay tersebut sehingga jaringan jadi lebih aman dan efisien.Di sisi server, mereka menggunakan sebuah alat bernama super optical comb yang menghasilkan sinyal laser sangat stabil dan seragam. Sementara di sisi klien, digunakan 20 chip pemancar kuantum yang berfungsi seperti operator telegraf untuk mengkodekan dan mengirim informasi lewat pulsa cahaya di kabel serat optik sepanjang 370 kilometer.Penelitian ini memperlihatkan bahwa chip modulasi mereka berhasil dengan tingkat keberhasilan sebesar 97,5 persen dan total jaringan antar chip dapat menjangkau hingga 3.700 kilometer. Selain itu, komponen-komponen ini dibuat menggunakan teknologi industri wafer sehingga memungkinkan produksi masal dengan biaya lebih rendah.Meski saat ini teknologi ini masih diuji coba di laboratorium dengan kondisi terkontrol, para peneliti sudah mulai memperbaiki sistem dengan menambahkan detektor foton tunggal dan pengubah frekuensi optik. Tujuannya untuk meningkatkan jumlah pengguna sekaligus dan memperluas jangkauan jaringan kuantum ke depan.