Peneliti China Sukses Kirim Data Kuantum Aman Lebih Dari 100 Km
Teknologi
Keamanan Siber
06 Feb 2026
111 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam enkripsi kuantum.
Metode distribusi kunci kuantum yang independen dari perangkat memungkinkan keamanan bahkan dengan perangkat yang tidak sempurna.
Studi ini membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen prinsip dan aplikasi dunia nyata.
Peneliti dari China, dipimpin Pan Jianwei, berhasil mengembangkan sistem komunikasi kuantum yang dapat mengirimkan informasi secara aman lebih dari 100 kilometer menggunakan serat optik. Mereka menggunakan sepasang atom rubidium yang terperangkap dalam laser di dua titik berbeda sebagai dasar sistem ini.
Sistem yang mereka ciptakan menggunakan teknik device-independent quantum key distribution (DI-QKD), yang berarti keamanan komunikasi tetap terjaga walaupun perangkat yang digunakan memiliki kelemahan atau bahkan telah diretas. Ini merupakan kemajuan besar dalam teknologi komunikasi kuantum.
Dengan menghubungkan atom-atom tersebut melalui partikel cahaya tunggal, para peneliti dapat menghasilkan kunci rahasia bersama yang dapat digunakan untuk enkripsi data. Metode ini memanfaatkan prinsip mekanika kuantum untuk melindungi data secara optimal.
Sebelumnya, teknologi DI-QKD hanya berhasil diuji coba dalam jarak pendek dan dalam kondisi laboratorium. Penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa teknologi tersebut dapat diterapkan dalam jarak jauh dan lebih dekat ke aplikasi dunia nyata.
Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong perkembangan sistem komunikasi kuantum yang lebih aman dan tahan terhadap ancaman nyata, seperti perangkat yang cacat atau serangan siber, sehingga keamanan data digital meningkat secara signifikan.
Analisis Ahli
Artur Ekert (penemu protokol E91 DI-QKD)
Prestasi ini adalah langkah maju besar karena mengatasi tantangan perangkat yang tidak terpercaya, membuka potensi keamanan komunikasi kuantum dalam aplikasi praktis sehari-hari.

