
Courtesy of InterestingEngineering
Misteri Tangga Romawi di Köln: Melihat Kehidupan Gubernur Kuno dan Bukti Kultus Pribadi
Mengungkap dan melestarikan lapisan sejarah Romawi kuno yang tersembunyi di bawah kota Köln, dengan fokus pada hubungan antara kediaman seorang gubernur Romawi, tempat ibadah pribadi, dan tangga yang menghubungkan situs penting tersebut dengan Sungai Rhein. Penelitian ini juga menyiapkan tur bawah tanah yang bertujuan memperkenalkan warisan sejarah dan budaya kepada masyarakat.
14 Feb 2026, 23.02 WIB
67 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penemuan arkeologis di Koln menunjukkan lapisan sejarah yang kaya dari masa Romawi.
- Museum yang akan dibangun di Koln bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang warisan Yahudi.
- Tingkat pelestarian struktur kuno menunjukkan keahlian teknik bangunan Romawi yang maju.
Köln, Jerman - Para arkeolog di Köln, Jerman, menemukan sejumlah peninggalan penting dari masa Romawi kuno di bawah sebuah alun-alun bersejarah, termasuk kediaman gubernur provinsi yang disebut praetorium. Pembangunan Museum Yahudi yang baru menjadi momentum untuk membuka rahasia sejarah tersebut.
Penemuan menarik berupa tangga misterius yang menghubungkan kediaman gubernur dengan Sungai Rhein menyita perhatian, walaupun belum diketahui dengan pasti dari mana tangga tersebut berasal dan kemana tepatnya tujuan akhir tangga itu.
Selain itu, ditemukan pula sebuah altar Lararium yang menunjukkan adanya penyembahan pribadi terhadap dewa pelindung rumah tangga, sebuah praktik yang lazim di zaman Romawi, menambah perspektif tentang kehidupan spiritual tokoh Romawi setempat.
Beton pada bangunan tersebut menggunakan campuran berbeda dari kebanyakan struktur Romawi lainnya, memperlihatkan teknik konstruksi yang sangat kuat dan tahan lama, dan menunjukkan adanya renovasi dan pelestarian cermat selama berabad-abad.
Penemuan ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang masa lalu Romawi di Köln, tetapi juga membantu menyusun pameran dan tur bawah tanah di museum baru tersebut, yang akan menjadi jembatan penting antara sejarah dan budaya Yahudi serta Romawi di kota tersebut.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/culture/archaeologists-uncover-staircase-roman-palace
[1] https://www.interestingengineering.com/culture/archaeologists-uncover-staircase-roman-palace
Analisis Ahli
Dr. Marcus Peters, Arkeolog Klasik
"Penemuan tangga yang menghubungkan kediaman gubernur ke sungai adalah indikasi strategis penggunaan lokasi dan bagaimana penguasa Romawi memanfaatkan lanskap untuk akses maupun simbol kekuasaan."
Prof. Anna Müller, Sejarawan Romawi
"Lararium yang ditemukan menunjukkan betapa kuatnya praktik keagamaan pribadi dalam kehidupan sehari-hari pejabat tinggi Romawi, memberikan gambaran baru tentang aspek spiritual dalam politik Romawi."
Analisis Kami
"Temuan ini sangat penting karena menunjukkan kompleksitas budaya dan struktur pemerintahan Romawi dalam konteks lokal di Köln, sekaligus menggambarkan hubungan mereka dengan lingkungan alam seperti Sungai Rhein. Uniknya metode konstruksi beton yang berbeda ini membuka peluang untuk merevisi pemahaman kita tentang inovasi teknik bangunan Romawi di daerah perbatasan kekaisaran."
Prediksi Kami
Penemuan ini kemungkinan akan memacu penelitian lebih lanjut terkait kehidupan politik dan sosial Romawi di wilayah Köln serta mendorong pengembangan tur arkeologi yang menarik minat wisatawan dan akademisi, sekaligus memperkuat apresiasi terhadap warisan budaya kota tersebut.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh arkeolog di Koln?A
Arkeolog menemukan praetorium, tangga misterius, dan lararium di Koln.Q
Apa tujuan dari LVR-Jewish Museum?A
LVR-Jewish Museum bertujuan untuk merayakan dan melestarikan warisan Yahudi.Q
Siapa dewa yang dihormati di altar yang ditemukan?A
Dewa yang dihormati di altar adalah Lares, dewa pelindung rumah.Q
Mengapa tangga yang ditemukan dianggap langka?A
Tangga yang ditemukan dianggap langka karena biasanya hanya fondasi yang tersisa dalam arkeologi Koln.Q
Apa yang membedakan teknik bangunan Romawi yang ditemukan di lokasi ini?A
Teknik bangunan Romawi di lokasi ini berbeda karena kombinasi tuff, basalt, dan limestone yang digunakan.




